SANGKULIRANG – Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfo Staper) Kabupaten Kutai Timur melalui Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) dan Kehumasan mengadakan pelatihan pengelolaan website KIM.ID di Kecamatan Sangkulirang, Jumat (5/7/2024). Pelatihan ini bertujuan untuk mendampingi Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) dalam memanfaatkan platform digital untuk publikasi dan penyebaran informasi.
Pelatihan tersebut dibuka oleh Camat Sangkulirang, Rahmad, yang diwakili oleh Ervina dari Bagian Umum dan Kepegawaian. Kegiatan ini juga dihadiri oleh perwakilan kantor desa dan perwakilan KIM dari daerah Sangkulirang.
Dalam sambutannya, Ervina menyampaikan bahwa sudah terbentuk 14 KIM yang tersebar di desa-desa Sangkulirang dan masing-masing telah memiliki Surat Keputusan (SK) Kepala Desa.
“Kecamatan Sangkulirang mendukung keberadaan KIM. Dengan adanya KIM ini, diharapkan masyarakat dapat aktif menyampaikan informasi terkait program kerja KIM, potensi wilayah Sangkulirang, dan produk unggulan melalui media website KIM, agar diketahui masyarakat luas,” jelasnya.
Website KIM.ID merupakan kanal publikasi terpusat yang difasilitasi oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). KIM yang telah memiliki SK pembentukan akan didampingi oleh Kominfo untuk pendaftaran user di website KIM.ID tersebut. Platform ini dirancang untuk membantu KIM dalam menyebarluaskan informasi yang akurat dan bermanfaat kepada masyarakat.
Pelatihan ini merupakan bagian dari upaya Diskominfo Staper untuk meningkatkan literasi digital dan memberdayakan masyarakat melalui teknologi informasi. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan KIM di Sangkulirang dapat lebih efektif dalam mengelola dan memanfaatkan website KIM.ID untuk mempromosikan potensi daerah dan produk unggulan mereka.
Diskominfo Staper berkomitmen untuk terus mendukung dan memfasilitasi kegiatan serupa di berbagai kecamatan lainnya di Kutai Timur. Dengan langkah-langkah strategis ini, diharapkan masyarakat dapat lebih melek informasi dan teknologi, serta mampu memanfaatkan potensi digital untuk meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup mereka. (ADV)



