SANGATTA – Sebanyak 300 peserta mengikuti rangkaian Bimbingan Teknis (Bimtek) untuk memperkenalkan Aplikasi Srikandi Versi 3 kepada Admin dan Pencatat Surat Desa/Kelurahan se-Kutim di Ruang Meranti Sekretariat Kabupaten Kutim, Kamis 22 Agustus 2024.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kutim, Ayub menjelaskan ratusan peserta tersebut meliputi Operator Admin Aplikasi Srikandi di Desa dan Kelurahan.
Dia menjelaskan bahwa aplikasi SRIKANDI merupakan amanah dari Peraturan Presiden tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Aplikasi ini ditetapkan sebagai Aplikasi Umum Bidang Kearsipan Dinamis dan berlaku secara nasional. Tujuan dari Bimtek ini adalah untuk memperkenalkan aplikasi Srikandi Versi 3 serta meningkatkan kualitas kearsipan yang lebih lancar, akuntabel, dan dinamis.
“Selain itu, tujuan lainnya adalah untuk memperbarui pengetahuan dan pemahaman seluruh peserta mengenai aplikasi SRIKANDI Versi 3,” kata Ayub.
Dalam Bimtek ini, para peserta diberikan pengenalan tentang Srikandi Versi 3, termasuk cara membuat struktur, latihan korespondensi, dan pemberkasan. Ayub menekankan pentingnya kegiatan ini untuk memastikan bahwa semua peserta dapat memahami dan mengimplementasikan aplikasi Srikandi dengan baik di lingkungan kerja mereka.
Dengan pelatihan ini, diharapkan proses administrasi surat-menyurat di desa dan kelurahan dapat dilakukan dengan lebih cepat, akurat, dan efisien. Hal ini sejalan dengan visi pemerintah untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) berbasis teknologi informasi dan komunikasi.
Acara pembukaan dihadiri oleh beberapa pejabat penting, termasuk Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Yuriansyah; Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kutim, M. Ayub; Prihatni Wuryatmini, Ketua Tim Pembinaan Kearsipan Timur I Daerah I A Arsip Nasional Republik Indonesia; serta Tim Narasumber dari Arsip Nasional RI dan Tim Pendamping Srikandi Kutim. (ADV)



