klikkutim.com – Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman menginstruksikan kepada para direksi dan jajaran pengurus Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) melakukan inovasi program dalam tata kelola perusahaan daerah.
“Ya BUMD harus untung. Silahkan berinovasi untuk mengembangkan BUMD. Bangun komunikasi bahkan hingga ke pusat,” tegas Ardiansyah di hadapan pejabat Perumdam Tirta Tuah Benua dan BPR Kutim, Kamis (8/9/2022).
Usai mengikuti Bincang Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK) yang digelar KPK dan sejumlah kementerian secara daring, Ardiansyah meminta agar BUMD mencari sumber-sumber dana lain selain dari pemerintah.
“Kepada Perumdam, saya berharap ada produk yang air yang bisa langsung diminum yang bisa dijual. Ya setidaknya dijual diseputaran lingkungan Pemkab Kutim dulu,” ungkapnya.
Harapan juga disampaikan kepada BPR Kutim. Ardiansyah berharap dapat memberikan pinjaman modal usaha kepada pelaku UMKM yang ada, dengan suku bunga yang relative lebih rendah. Agar perputaran perekomian bisa lebih bangkit lagi.
Ia juga memberi arahan kepada Bagian Ekonomi Sekkab Kutim terkait Perusda PT Kutai Timur Investama (KTI).
“Tolong agar bisa segera persiapan data-data terkait pergantian direksi dan berkonsultasi ke pusat,” sebut Ardiansyah.
Ia mengatakan, BUMD merupakan salahsatu pilar kebangkitan ekonomi daerah yang mampu meningkatkan taraf hidup dan menopang kemandirian daerah. (*)



