ANGGOTA DPRD Kutai Timur (Kutim) Hj. Fitriyani memuji pengembangan Ekowisata Mangrove Teluk Lombok, Desa Sangkima, Kecamatan Sangatta Selatan. Tempat tersebut dinilai memiliki daya tarik tersendiri dalam sektor pariwisata.
“Warga Sangatta tidak perlu jauh-jauh berwisata. Di destinasi ini terdapat beberapa fasilitas seperti wisata kapal di Teluk Lombok, daerah Mangrove Teluk Lombok,” jelas Fitriani, Minggu (31/5/2021) lalu.
Politisi Partai PPP tersebut belum lama ini berkesempatan mengunjungi wisata perahu Bahtera Sangkima dan Ekowista Mangrove Teluk Lombok bersama Kepala Desa Sangkima Syahrani dan Camat Sangatta Selatan Hasdiah.
Di tempat itu, ia mengamati dan mendegarkan paparan sejumlah master plan untuk perkembangan ekowisata mangrove di Teluk Lombok, seperti spot foto dan akses jalan.
Bagi Fitriani, hutan mangrove di Teluk Lombok saat ini sudah bagus dan asri, cocok buat berlibur dan menghabiskan akhir pekan bersama keluarga dan kerabat. Dikatakannya, sudah terdapat fasilitas jalan dan jembatan kayu, hanya tinggal penambahan spot-spot foto serta akses jalan menuju ekowisata mangrove.
“Karena akses jalan masih menggunakan akses perusahaan pertamina, maka kedepannya akan di buka akses jalan baru yang tidak melewati jalur perusahaan. Agar kedepannya masyarakat yang ingin berkunjung dapat mudah dan cepat untuk menuju ke lokasi ekowisata mangrove tersebut,” ucapknya.
Untuk mempertahankan keberadaan hutan mangrove, kata dia, perlu dikembangkan pemanfaatan hutan dengan tetap menjaga kelestariannya. “Yaitu dengan mengembangkan ekowisata,” tutur Hj Fitriani.
Untuk diketahui bahwa di hutan mangrove Teluk Lombok terdapat 42 jenis mangrove, yang terdiri dari 17 jenis mangrove sejati dan 25 spesies asosiasi mangrove, 33 jenis burung, serta 10 jenis nekton. Teluk Lombok sendiri dikenal dengan keindahan pantai pasir putihnya. Letaknya tergolong strategis, sebab berada tidak jauh dari kota Sangatta, Kabupaten Kutim. Pantai ini berlokasi di Desa Sangkima, Sangatta Selatan, yang berjarak tempuh sekitar 15 km dari pusat Kota Sangatta. (Adv)



