DPRD Kutim Pastikan Teruskan Aspirasi Nakes terkait Penolakan UU Kesehatan

Klikkutim.com – Anggota DPRD Kutai Timur dr. Novel Tyti Paembonan memastikan pihaknya siap meneruskan aspirasi sejumlah organisasi profesi kesehatan terkait protes atas rencana UU Kesehatan Omnibus Law yang baru.

“Kami siap mengkomunikasikan persoalan ini pada anggota DPR RI. Kami akan antar langsung ke anggota DPR RI, khususnya Komisi IX. Sebab, setidaknya di komisi itu, juga kami ada anggota partai kami di sana, yang bisa kami ajak untuk diskusi, terkait dengan penolakan tersebut,” ujar Novel usai hearing bersama perwakilan dari 5 organisasi, Kamis (8/6/2023).

Novel menekankan bahwa pihaknya akan membantu komunikasi penolakan ini sebagai wujud kepedulian DPRD terhadap kekhawatiran tenaga kesehatan di Kutim terkait rancangan UU kesehatan yang baru.

“Saya sangat was-was, kalau saja organisasi kesehatan ini benar-benar akan melakukan mogok pada 14 Juni nanti, maka akan menjadi catatan buruk bagi pelayanan kesehatan di seluruh negeri ini. Saya berharap, mudah-mudahan wakil rakyat di Senayan, benar-benar menggunakan hati nurani mereka, tanpa kepentingan tapi semata-mata bagaimana membangun dan melayani masyarakat di pelosok. Kita harus berfikir bagaimana membangun bangsa ini agar dapat berdiri di atas kaki sendiri untuk menyehatkan masyarakat Indonesia.” sambungnya.

Meskipun mengancam mogok, Ketua IDI Kutim, dr. Didit Tri Setyo Budi, dalam kesempatan itu memastikan mogok yang akan dilakukan tidak akan dilakukan secara total, namun akan terbatas pada pelayanan yang masih bisa ditunda. Sementara pelayanan terhadap pasien yang memang dalam perawatan di rumah sakit, UGD, akan tetap dilakukan.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menerima lima organisasi profesi kesehatan dalam rapat dengar pendapat di Ruang Rapat Sekretariat DPRD Kutim, Bukit Pelangi, Kamis (8/6/2023).

Kelima organisasi profesi tersebut adalah Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Persatuan Dokter Gigi Indonesia, Persatuan Perawat Indonesia (PPNI), serta Ikatan Apoteker Indonesia (IAI). Selain organisasi profesi kesehatan, juga hadir Kepala Dinas Kesehatan, Dr. Bahrani Hasanal. (Adv)

 

Zeen Subscribe
A customizable subscription slide-in box to promote your newsletter
[mc4wp_form id="314"]