MUSYAWARAH Perencanaan Pembangunan Kecamatan (Musrenbangcam) Rantau Pulung membuka rangkaian agenda musrenbang yang dilaksanakan Pemkab Kutai Timur pada tahun 2021, Selasa (9/3/2021).
Acara yang digelar di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kecamatan Rantau Pulung itu dihadiri Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, Wakil Bupati Kasmidi Bulang serta sejumlah pimpinan OPD. Hadir pula Ketua DPRD Kutim Joni, Wakil Ketua DPRD Kutim Arfan didampingi sejumlah anggota legislatif lainnya.
Total terdapat 263 usulan dari sembilan desa yang terdapat di kecamatan tersebut. Sejumlah usulan program meliputi bidang kebudayaan, kelautan dan perikanan, kesehatan dan kepemudaan. Kemudian bidang pangan, pendidikan, ketenagakerjaan dan pertanian serta sosial ekonomi.
Usulan yang kemudian menjadi prioritas dalam musrenbang tersebut di antaranya peningkatan air bersih di Desa Kebon Agung, Desa Pulung Sari dan Margomulyo sebanyak 928 SR. Lalu pengadaan water meter (meteran air) di Desa Tepian Makmur, perluasan layanan PDAM di Desa Mukti Jaya, Masalap Raya dan peningkatan sarana PAMDES di Tepian Makmur dan Manunggal Jaya.
Kemudian usulan peningkatan Keterampilan Tenaga Kerja Pelatihan Menjahit bagi PKK di Desa Mukti Jaya, Pulung Sari, dan Kebon Agung serta pelatihan Karang Taruna di Desa Pulung Sari. Selanjutnya usulan Festival Tahunan Kebudayaan di Desa Margomulyo dan perluasan layanan BPJS bagi masyarakat Desa Manunggal Jaya, Tanjung Labu, Kebon Agung dan Mukti Jaya.
Ketua DPRD Kutim Joni menegaskan, setiap usulan yang menjadi hasil musrenbang harus diprioritaskan. Ia menyinggung tema utama musrenbang tahun ini terkait peningkatan infrastruktur perlu diperkuat.
“Tema kali ini adalah infrastruktur, jadi agar lapisan mulai dari RT, Desa, Kecamatan ini paham bahwa tahun depan kita akan melakukan pembangunan fokus pada infrastruktur, ” ujarnya. (Adv)
Editor: Qadlie Fachruddin



