klikkutim.com – Wakil Bupati Kutai Timur Kasmidi Bulang menekankan bahwa dalam proses perencanaan pembanguan daerah yang terpenting harus paham dan mengetahui siklus pembangunan daerah.
“Peraturan itu mengacu pola berbasis kinerja. Untuk itu, Pemerintah Daerah diharapkan lebih fokus pada kinerja terukur dan dari aktivitas melalui program kerja yang nantinya mempermudah dalam melakukan pengukuran kinerja. Dalam pencapaian tujuan dan sasaran pelayanan publik,” jelasnya dalam penutupan Bimtek Capacity Building oleh Bappeda Kutim bekerjasama dengan LPKPD di Ballroom Hotel Savoy Homann, Kamis (15/9/2022).
Kemudian, dalam mengimplementasikan peraturan itu yang dituangkan dalam SIPD belum maksimal. Ditemukan, masih ada keterbatasan pengetahuan terkait perencanaan program dan kegiatan. Dalam penyusunan rencana kerja dan anggaran, penatausahaan serta pelaporan.
“Oleh karena itu, perlu dilakukan penyegaran dalam proses perencanaan dan penganggaran yang berbasis SIPD. Saya mengharapkan dengan dilaksanakannya acara ini menjadi suatu momentum dalam mempercepat proses sinkronisasi perencanaan dengan penganggaran pembangunan. Sehingga kita mampu meminimalisir gap (celah) antara perencanaan dan penganggaran,” jelas Kasmidi.
Selanjutnya, kepada semua jajaran jabatan fungsional dan perangkat daerah setelah bimtek ini mendapatkan tambahan pengatahuan yang didapatkan. Serta mampu meningkatkan kualitas kinerjanya dalam pemuatan proses perencanaan dan penganggaran yang berbasis SIPD.
“Saya yakin integritas dan kualitas tenaga perencana di seluruh OPD bisa bersatu padu. Mulai dari BAPPEDA, BPKAD serta seluruh komponen perencanaan di OPD mampu menjawab segala tantangan dan kendala. Jadi tujuan akhirnya melahirkan perencanaan APBD yang berkualitas bisa terwujud dalam visi misi Menata Kutim Sejahtera untuk Semua,” tegasnya.
Sebelumnya Kepala Bidang Pengkajian Perencanaan dan Pelaporan Bappeda Kutim Marhadi mewakili Kepala Bappeda menjelaskan, dalam perencanaan diperlukan penyamaan persepsi sehingga visi kabupaten bisa tercapai.
“Karena kita adalah bagian dari visi itu. Jadi apa yang telah didapatkan selama pelatihan ini bisa diimplementasi dengan baik,” terangnya. (*)



