SANGATTA – Memasuki masa sidang II DPRD Kutim, agenda resap aspirasi atau reses menjadi kesibukan anggota DPRD Kutim. Ketua DPRD Kutim Joni memaparkan sejumlah hasil dalam kunjungan reses ke Desa Sepaso, Kecamatan Bengalon, yang dilakukan pada 30 April 2024 lalu.
Joni mengungkapkan, masyarakat Sepaso banyak menyampaikan aspirasi terkait infrastruktur jalan dan kebutuhan lingkungan, seperti kursi dan tenda untuk keperluan acara.
“Dari berbagai kegiatan, masyarakat selalu membutuhkan kursi dan tenda, bukan hanya untuk hajatan nikahan, tetapi kegiatan yang mengumpulkan orang banyak tentu membutuhkan tenda dan kursi dan usulan itu memang lebih banyak di sampaikan warga Sepaso,” ucap Joni saat ditemui awak media, Rabu (01/05/2024).
Joni juga mengungkapkan bahwa sebagian masyarakat Sepaso juga mengeluhkan kurangnya drainase yang memadai, sehingga saat musim hujan tiba bisa mengakibatkan banjir.
“Kendala lain yang disampaikan adalah drainase yang belum memadai, yang perlu segera diperbaiki sebelum memasuki musim hujan,” ungkapnya.
Politisi Partai PPP itu juga menjelaskan bahwa kunjungan reses yang dilakukan di Desa Sepaso, merupakan kunjungan kedua dari total empat kunjungan yang direncanakan.
Meskipun kunjungan reses dilakukan agak terlambat, Joni menegaskan bahwa pihaknya akan berusaha semaksimal mungkin untuk menyelesaikan kendala-kendala yang disampaikan oleh masyarakat.
“Walaupun agak terlambat karena beberapa hari yang lalu kami mendapat tugas lain, namun kami akan berusaha menyelesaikan apa yang menjadi kendala masyarakat. Insya Allah, aspirasi masyarakat akan tetap kami akomodir, terutama dalam anggaran perubahan yang cukup besar tahun ini,” pungkasnya. (Adv)



