MUARA ANCALONG – Pengurus Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kecamatan Muara Ancalong resmi dilantik oleh Ketua FPK Kutim Abdul Kader pada Minggu (16/9/2024). Acara ini dihadiriBupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, Camat Muara Ancalong, Muhammad Harun Al Rasyid, Kepala BKPSDM, Misliansyah, Kepala DPPKB, Achmad Junaidi, dan Ketua TP PKK, Siti Robiah Ardiansyah.
Pelantikan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Keputusan Camat Muara Ancalong Nomor B-000.8.1.1/880/KEC-MA/PUP3 tentang pembentukan Forum Pembauran Kebangsaan dan Dewan Pembina Forum Pembauran Kebangsaan untuk periode 2024-2029.
Zarkasee dikukuhkan sebagai Ketua FPK Muara Ancalong, Wagimin sebagai Wakil Ketua, dan Inorma sebagai Sekretaris. Pengurus FPK juga membagi tugas ke dalam beberapa bidang, antara lain Bidang Kelestarian Nilai Budaya/Adat yang dijabat oleh Aminatu Zahriah, Bidang Penanganan Konflik oleh Jumri Ahmad, dan Bidang Pengembangan Budaya oleh Nia Yuniarti.
Pada hari yang sama, pelantikan FPK juga dilaksanakan di Kecamatan Muara Bengkal Ilir. Acara ini dihadiri oleh Bupati Ardiansyah Sulaiman dan sejumlah pejabat lainnya, seperti Camat Muara Bengkal, Nor Hadi, Camat Long Mesangat, Rapichin, dan perwakilan Camat Batu Ampar. Dalam pelantikan ini, pengurus FPK untuk Muara Bengkal, Long Mesangat, dan Batu Ampar periode 2024-2029 dikukuhkan berdasarkan Surat Keputusan Camat masing-masing.
Untuk Muara Bengkal Ilir, Ketua FPK yang terpilih adalah Yuron, dengan Albar sebagai Wakil Ketua dan M. Anggi Faisal sebagai Sekretaris. Sementara itu, di Long Mesangat, Ketua FPK adalah Sandro Nico Simorangkir, Wakil Ketua Suwandi, dan Sekretaris Diki A. Bili. Di Batu Ampar, Ketua FPK terpilih adalah Ardiansyah Sulaiman, Wakil Ketua Abdul Kader, dan Sekretaris Muhammad Harun Al Rasyid.
Bupati Ardiansyah Sulaiman dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus FPK yang baru dilantik dan mengingatkan pentingnya menjaga lingkungan tetap kondusif.
“Selamat kepada FPK. Selamat bekerja. Jikalau ada persoalan di masyarakat, analisa terlebih dahulu dan pelajari sebelum mengambil tindakan,” ungkap Ardiansyah. (adv)



