Program Irigasi Sawah dari Pusat Sasar 11 Desa di Kutim

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyalurkan program bantuan saluran irigasi desa bagi 11 desa di Kabupaten Kutai Timur di antara 39 desa lainnya di Kaltim yang mendapatkan bantuan. Puluhan desa yang itu tersebar di empat kabupaten dan satu kotamadya.

Program itu muncul dalam Keputusan Menteri PUPR bernomor 01/KPTS/M/2020 yang menyasar Desa Cipta Graha dan Desa Kaubun di Kecamatan Kaubun, Desa Miau Baru (Kongbeng), Desa Muara Bengkal (Muara Bengkal), Desa Tanah Abang serta Desa Segoi Makmur (Kecamatan Long Mesangat).

Kemudian Desa Mekar Jaya dan Desa Datar (Sangatta Selatan), Desa Sepaso dan Desa Sekerat (Bengalon) ditambah Desa Kandolo di Kecamatan Teluk Pandan.

Anggota DPR RI dari Kaltim, Irwan, mengatakan agenda ini masuk dalam Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) ya ng diusulkan kepada Pemerintah Pusat melalui KemenPUPR. Sasaran program menyasar 15 kelompok tani di 11 desa di tujuh kecamatan.

“Bantuan ini sangat dibutuhkan masyarakat kelompok tani untuk peningkatan fungsi sawah. Dengan harapan, produktifitas pertanian, khususnya di Kutim terus meningkat hingga bisa merealisasikan cita-cita swasembada beras di Kutim,” sebutnya, Selasa 21 Januari 2020.

P3TGAI merupakan salah satu program kerakyatan yang diturunkan pusat melalui Kementerian PUPR. Tahun ini, Kementerian PUPR menyiapkan anggaran sebesar Rp 1,35 triliun untuk program tersebut di 6.000 titik lokasi di seluruh Indonesia.

Program ini dilaksanakan bersinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah dan kelompok masyarakat melalui skema pembiayaan yang nantinya, dikerjakan oleh petani itu sendiri (program padat karya). (*)

Zeen Subscribe
A customizable subscription slide-in box to promote your newsletter
[mc4wp_form id="314"]