Jembatan Penghubung Desa Sepaso Selatan dan Sepaso Timur Harus Dirampungkan

RANGKAIAN Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kecamatan (Musrenbangcam) Kabupaten Kutai Timur tahun 2022 terus berlanjut. Usai digelar di Rantau Pulung, Bengalon menjadi agenda lanjutan di hari yang sama, Selasa (9/3/2021).

Hadir Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman dan Wakil Bupati Kasmidi Bulang beserta pimpinan sejumlah OPD. Sementara Wakil Ketua DPRD Kutim Arfan juga tampak mengikuti agenda tersebut.

Kecamatan Bengalon mengusulkan 15 usulan prioritas dari 156 usulan dari 11 desa. Usulan tersebut di antaranya penyediaan tempat pembuangan akhir sampah kecamatan di lahan yang sudah tersedia dengan luas 7 HA di Desa Sepaso Timur. Pembangunan jembatan antara Desa Sepaso Selatan dan Sepaso Timur dan perluasan jaringan PDAM ke Desa Sepaso Selatan. 

Selanjutnya pembangunan infrastruktur gedung olahraga di Desa Sepaso, pembangunan rumah dinas dan paramedis di Desa Sepaso, pelatihan perangkat desa dan pengurus BPD.

Pembangunan pasar kecamatan di Desa Sepaso, pelatihan pengendalian hama dan penyakit tanaman, pelatihan pasca panen tanaman perkebunan, pelatihan pengolahan hasil perikanan di Desa Muara Bengalon, serta peningkatan infrastruktur dasar pariwisata berupa alat panjat memadai di objek wisata Goa Tewet di Desa Tepian Langsat. 

Arfan mengapresiasi pelaksanaan Musrenbang Kecamatan Bengalon berjalan lancar. Sejumlah usulan masyarakat juga dinilai penting untuk diprioritaskan.

“Yang perlu diselesaikan pembangunan jembatan penghubung Desa Sepaso Selatan dan Sepaso Timur. Karena jembatan itu akan memudahkan masyarakat setempat dalam menunjang aktivitasnya,” kata politisi Nasdem itu.

Ia mengharapkan, hasil musrenbang ini dapat dimasukkan dalam Musrenbang tingkat kabupaten hingga terealisasi. Dengan begitu, kebutuhan masyarakat atas sejumlah kebutuhan dasar terpenuhi. (Adv)

Zeen Subscribe
A customizable subscription slide-in box to promote your newsletter
[mc4wp_form id="314"]