KLIKKALTIM.com – Banjir besar yang mengepung wilayah Sangatta, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), sejak Sabtu 19 Maret 2022 masih terus berlangsung. Sampai dengan hari ini, Selasa (22/3), luapan Sungai Sangatta masih merendam Kecamatan Sangatta Utara dan Kecamatan Sangatta Selatan.
Banyak cerita dalam musibah banjir yang dianggap terbesar sepanjang sejarah kabupaten yang terkenal dengan tambang batubara ini. Seperti yang dikisahkan Ketua BPD Desa Sangatta Utara, Ridwan Abdul Razak. Pria yang akrab disapa Ridwan Jenggot ini harus menerjang derasnya air untuk membantu warganya yang ingin melahirkan.
“Kemarin air sudah tinggi, gak ada mobil yang berani masuk (area banjir) karena arus juga deras, tapi tetap saya masuk. Alhamdulillah sampai juga ke tempat persalinan,” terang Ridwan.
Dengan menggunakan mobil ambulans milik Forum RT Desa Sangatta Utara, Ridwan berhasil mengantar pasangan suami-istri yang terjebak banjir untuk mendapatkan pertolongan disalahsatu tempat persalinan.

Sejak kemarin, Ridwan juga melakukan evakuasi terhadap korban banjir. Beberapa logistik berupa makanan dan air minum juga telah disalurkan ke sejumlah warga yang memilih bertahan di rumah masing-masing.
“Alhamdulillah sembako dari Pemerintah Desa Sangatta Utara sudah kita salurkan hari ini, semoga bisa meringankan beban warga yang tertimpa musibah,” ucap Ridwan.
Ia mengatakan, untuk saat ini bantuan yang sangat dibutuhkan masyarakat ialah air bersih. Ditambah pemadaman listrik sejak dua hari terakhir juga sangat menyulitkan bagi warga terdampak banjir.
“Kita menghimbau kepada semua pihak untuk ikut meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak banjir. Saat ini aksi kemanusiaan kita sangat diperlukan,” tandasnya.
Selain itu dirinya juga mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada pihak-pihak yang ikut terlibat dalam memberikan bantuan kepada masyarakat. Dirinya berharap musibah banjir saat ini bisa cepat berlalu.
“Semuanya. Baik itu pemerintah, KPC, KNPI Kutim, PMI, TNI – Polri dan semua relawan yang sampai saat ini masih terus membantu masyarakat Kutim, semoga apa yang dilakukan mendapatkan balasan dari Allah SWT,” ungkapnya. (*)
Penulis: Ardan Ahmad
Editor: Qadlie Fachruddin



