Sangatta – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Kutai Timur terus berupaya meningkatkan efisiensi operasional melalui penerapan sistem rotasi armada dan personel di seluruh pos kecamatan. Upaya ini dilakukan untuk menekan penggunaan bahan bakar serta memastikan kesiapsiagaan petugas tetap optimal dalam menangani situasi darurat kapan pun terjadi.
Kepala Bidang Sarana dan Prasarana serta Pencegahan Damkar Kutim, Sudarto, menjelaskan bahwa sistem rotasi menjadi langkah strategis untuk menyeimbangkan beban kerja antarpos. Dengan armada yang digunakan secara bergantian, kondisi kendaraan pemadam dapat lebih terjaga dan pemerataan pelayanan dapat berjalan maksimal.
“Rotasi memungkinkan armada tetap prima dan efisiensi bahan bakar dapat terjaga. Selain itu, setiap pos memiliki kesempatan yang sama dalam penggunaan unit,” ujarnya.
Selain pengaturan pada kendaraan, kebijakan rotasi juga diterapkan untuk petugas. Jadwal piket disusun agar personel tetap dalam kondisi fokus dan mampu merespons cepat ketika diperlukan. Menurut Sudarto, pengelolaan sumber daya manusia yang baik merupakan bagian penting dalam menjaga kualitas pelayanan keselamatan publik.
“Efisiensi tidak hanya soal penghematan BBM, tapi juga memastikan petugas bekerja dalam kondisi terbaik,” tambahnya.
Untuk mendukung operasional di lapangan, seluruh armada menjalani pemeriksaan rutin meliputi kondisi mesin, pompa air, hingga kelengkapan alat keselamatan. Pemeriksaan dilakukan sebelum armada diturunkan untuk tugas penyelamatan maupun pemadaman.
Ke depan, Damkar Kutim akan mengembangkan sistem rotasi ini dengan dukungan teknologi pelacakan digital guna memonitor posisi armada dan konsumsi bahan bakar secara real time. Inovasi ini diharapkan mampu memperkuat profesionalisme pelayanan serta menjamin keselamatan masyarakat secara lebih optimal di seluruh wilayah Kutai Timur. (Adv)



