SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) melalui Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian menggelar Sosialisasi Percepatan Transformasi Digital dan Keterpaduan Layanan Digital di Hotel Royal Victoria Sangatta pada Selasa, 1 Oktober 2024.
Acara ini bertujuan memastikan informasi dikelola dengan baik melalui kerja sama multi-stakeholder, termasuk Forkopimda, akademisi, dan komunitas TI, agar informasi yang sampai ke publik mudah dipahami, informatif, dan terbarukan.
Asisten Administrasi Umum Sekretariat Kabupaten Kutim Sudirman Latief menekankan pentingnya transformasi digital untuk mencapai good governance yang efektif. Ia menyebut bahwa penerapan good governance dapat dimulai dengan implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), yang seharusnya menjadi model kepemimpinan normatif dan berbasis data. SPBE juga penting untuk menerima keluhan masyarakat dan menyampaikan akuntabilitas dengan integritas.
“Saya mendukung kegiatan ini karena penting untuk percepatan Transformasi Digital dan keterpaduan layanan digital, demi suksesnya good governance, sesuai Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018,” ujarnya.
Kepala Diskominfo Staper Kutim, Ronny Bonar H Siburian, menambahkan bahwa kegiatan ini adalah langkah strategis untuk menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks.
“Transformasi digital yang baik adalah agenda strategis yang berdampak positif bagi kemajuan kita bersama,” ucapnya.
Ia memaparkan keterbukaan informasi publik membantu masyarakat dalam mengakses informasi pada era digital seperti saat ini. Layanan yang optimal, baik layanan publik maupun administrasi diperlukan untuk memenuhi kepentingan bersama, baik masyarakat, swasta, profit, non profit maupun lingkungan internal pemerintahan itu sendiri. (ADV)



