DLH Kutim Dorong Kesadaran Sadar Sampah Lewat Sosialisasi Pengelolaan Berkelanjutan

Sangatta – Permasalahan sampah yang semakin meningkat di Kutai Timur mendorong perlunya keterlibatan aktif dari seluruh elemen masyarakat untuk mewujudkan lingkungan bersih dan berkelanjutan. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kutim kembali menegaskan pentingnya kesadaran kolektif dalam penanganan sampah sejak dari sumbernya melalui kegiatan sosialisasi yang digelar di Gedung Wanita Bukit Pelangi, Sangatta, belum lama ini.

Kepala DLH Kutim, Aji Wijaya Efensi, dalam sambutannya menekankan bahwa pola hidup sadar sampah harus menjadi gerakan bersama di masyarakat.

“Diantaranya dengan terus meningkatkan kesadaran dan kepedulian seluruh pihak terhadap pelaksanaan gaya hidup sadar sampah,” ujarnya.

Ia juga menggarisbawahi bahwa pengelolaan sampah tidak hanya melalui proses penanganan di TPS atau TPA, melainkan dimulai dari rumah tangga, pelaku usaha, dan institusi pendidikan. Menurutnya, jika setiap pihak bertanggung jawab mengolah sampah sejak dari sumber, dampaknya akan sangat signifikan terhadap kebersihan lingkungan dan kesehatan publik.

Selain langkah teknis, Aji menyebut perlunya penguatan aksi kolaboratif. Pemerintah daerah dan dunia usaha dinilai memiliki peran penting dalam menciptakan sistem pengelolaan sampah yang terintegrasi dari hulu ke hilir.

“Harapan kita, kita ingin menjadikan Indonesia dan khususnya Kabupaten yang kita cintai ini menjadi bersih, sehat, dan berkelanjutan yang dapat dinikmati oleh semua orang, baik untuk generasi saat ini maupun generasi di masa yang akan datang,” pungkasnya.

Ketua panitia kegiatan, Nurrahmi Asmalia, menjelaskan bahwa sosialisasi berlangsung selama dua hari dengan melibatkan perwakilan pelaku usaha pada 17 November dan 250 peserta dari sektor pendidikan, mulai TK hingga SMA/SMK. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Bupati Kutim Nomor B-600.4.15.2/12157/BUP tentang Optimalisasi Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber.

Lebih lanjut, ia menyebutkan sebanyak empat narasumber dihadirkan untuk memberikan penguatan materi terkait pemilahan sampah, pemanfaatan kembali, serta penerapan sistem pengelolaan yang bertanggung jawab. Tujuan utamanya adalah meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan dan menekan volume sampah yang berakhir di TPA.

Melalui rangkaian sosialisasi ini, DLH berharap semakin banyak pihak ikut terlibat aktif dalam gerakan pengelolaan sampah, sehingga upaya menjaga kebersihan lingkungan dapat terlaksana secara berkelanjutan di Kutai Timur.(Adv)

Zeen Subscribe
A customizable subscription slide-in box to promote your newsletter
[mc4wp_form id="314"]