Bisnis.com, JAKARTA – Final Piala Thomas 2024 Indonesia vs China berhasil merebut gelar juara setelah tim negeri tirai bambu itu menang telak 3-1.
He Ji Teng/Ren Xiaoyu yang melakoni laga keempatnya berhasil meraih gelar juara Piala Thomas China 2024 dengan mengalahkan Mohammad Sahib Fakhri/Bagas Maulana 21-11, 21-11 pada laga ganda putra di Chengdu Hi-Tech Centre. . Gimnasium, Minggu (5/5/2024).
Indonesia punya harapan setelah Jonatan Christie mematahkan servis Li Shifeng di game ketiga untuk memperkecil skor menjadi 1-2.
Jonatan yang merupakan juara All England 2024 sempat tertinggal 1-4 dari Li Sifeng pada awal gim pertama. Namun Juju bangkit dan mampu mengalahkan Li 9-5 di set pertama.
Bermain di hadapan negara asalnya, Lee menekan Jojo hingga meraih enam poin berturut-turut dengan skor 11-9.
Jojo segera mengubah permainan Setelah tertinggal 10-13, bola meluncur ke gawang dan Lee ikut bermain, Juju memimpin 16-14.
Usai dijebol net oleh lawannya, Jojo pun menjauhi poin sekaligus mengakhiri set pertama dengan skor 21-16.
Memasuki game kedua, Zuzu yang menguasai pertandingan unggul 2-1 atas Lee.
Setelah memperketat pertahanan dan memotong kesalahan, Lee memimpin dengan skor 8-6, 11-7 poin.
Jojo sempat nyaris mencetak skor 14-17, namun Lee yang tak mau kalah di hadapan penontonnya akhirnya mengakhiri set kedua dengan skor 21-15.
Memasuki set ketiga, Zuzu bermain taktis untuk memimpin 4-2 dan 7-4. Lee kembali menyamakan skor menjadi 7-7
Namun, Zuzu kembali tancap gas dan unggul empat poin, 11-7, usai takedown Lee Ball.
Lee terus menekan permainan setelah jeda dan mengontrol laju permainan Jojo unggul 16-10
Li berhasil mencetak empat poin berturut-turut untuk menutup poin Juju menjadi 15-18.
Juju akhirnya memenangi set ketiga dengan skor 21-17 hingga membuat skor menjadi 1-2.
Sebelumnya, Fazer Alfian/Ryan Ardianto yang bermain di laga kedua gagal mencetak poin untuk tim Merah-Putih usai dikalahkan Liang Wei Qing/Wang Khan.
Fajar Alfian/Ryan Ardianto mengalahkan Liang Wei Qing/Wang Khan 18-21, 21-17, 17-21.
Fajr/Ryan yang meraih gelar All England 2024 menguasai set pembuka dengan memimpin 7-3 setelah break point Ozer gagal.
Liang/Wang berusaha mendekatkan poin 7-10, namun Fajr-Ryan menghentikan tembakan tiga angka lawannya dan unggul 11-7.
Selepas jeda, Liang/Wang berhasil menceploskan bola ke gawang pada kedudukan 13-12.
Pertandingan semakin menegangkan setelah pasangan ini bermain sangat ketat 16-16, 17-17, 18-18.
Liang/Wang akhirnya menyudahi gim pertama dengan skor 21-18 setelah bola balasan Ryan keluar batas.
Memasuki set kedua, Fajr/Ryan memimpin lewat skor ke gawang Liang/Wang, sama seperti di game pertama.
Namun Liang/Wang menyamakan kedudukan menjadi 7-7 setelah drop shot dari Fazar berhasil melewatinya.
Selepas jeda, Fajr/Ryan tertinggal 10-11 dan unggul 16-13, 18-15.
Fajr-Ryan akhirnya mampu memenangi set kedua 21-17 setelah Wang menangkap bola di gawangnya.
Bermain di set ketiga, petenis nomor satu dunia Fajr/Ryan memimpin 6-4, 8-4.
Fajr-Ryan berusaha memperlambat laju permainan sehingga membuat Liang/Wei bermain tidak nyaman.
Selepas Ryan melakukan break, Liang/Wang mendapatkan momentum untuk mengejar poin Liang/Wang berhasil mencetak empat poin berturut-turut pada kedudukan 8-8.
Selepas jeda, Fajar-Ryan yang biasa disapa Fajar terus memperlebar jarak menjadi 16-14 poin melawan Liang/Wai.
Pertandingan semakin menegangkan saat Liang/Wai bermain imbang 16-16, 17-17.
Liang/Wei menutup set ketiga dengan skor 21-17 untuk membawa China unggul 2-0 melawan Indonesia. Hasil Final Piala Thomas 2024, Indonesia vs China
Anthony Senisuka Genting vs Shi Yuki 17-21, 6-21.
Fajr Alfian/Ryan Ardianto vs Liang Wei Qing/Wang Chan 18-21, 21-17, 17-21.
Jonatan Christie vs Li Shifeng 21-16, 15-21, 21-17.
Mohammad Sahib Fakhri/Bagas Maulana vs He Ji Ting/Ren Xiao Yu 21-11, 21-15
Lihat berita dan artikel lainnya di Google News dan WA Channel

