BUSANG – Bupati Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah Sulaiman, secara simbolis memulai pembangunan peningkatan Jalan Long Pejeng-Long Lees di Kecamatan Busang dengan peletakan batu pertama pada Kamis, 21 September 2024. Acara ini dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah dan masyarakat setempat.
Proyek ini didanai oleh Bantuan Keuangan (Bankeu) dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) dan dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kutim. Dengan nomor kontrak B-600.1.9.3/705/LL-LPBankeu/XIIIDPUPR-BM/2024, proyek ini memiliki nilai kontrak sebesar Rp 5,3 miliar. Jalan yang akan dibangun memiliki panjang 660 meter atau 1,6 kilometer dengan lebar 5,5 meter dan akan dikerjakan menggunakan rigid beton.
Dalam sambutannya, Bupati Ardiansyah menekankan pentingnya peningkatan jalan ini untuk mendukung mobilitas masyarakat dan memfasilitasi akses ke berbagai sektor, termasuk pendidikan dan kesehatan.
“Jalan yang baik adalah salah satu syarat untuk mewujudkan pembangunan yang merata. Dengan adanya proyek ini, diharapkan perekonomian masyarakat dapat meningkat.” sebutnya.
Proyek ini dijadwalkan berlangsung dari 1 Agustus 2024 hingga 29 Desember 2024. Kontraktor yang ditunjuk untuk melaksanakan proyek ini adalah CV Muhammad Rifki Sugiarto bekerja sama dengan PT Widya Aika Berkarya. Bupati Ardiansyah berharap proyek ini dapat berjalan sesuai jadwal dan spesifikasi yang telah ditetapkan, sehingga manfaatnya bisa segera dirasakan oleh masyarakat.
Masyarakat setempat menyambut positif dimulainya pembangunan ini. Rudi, seorang warga setempat, menyatakan bahwa kondisi jalan saat ini sering mengganggu aktivitas sehari-hari karena berdebu.
“Kami sangat bersyukur atas perhatian pemerintah terhadap infrastruktur di daerah kami. Dengan adanya peningkatan jalan ini, diharapkan transportasi akan lebih lancar dan aman,” ungkapnya.
Bupati Ardiansyah juga mengingatkan kontraktor dan pihak terkait untuk memperhatikan kualitas pekerjaan dan memastikan tidak ada kendala selama proses pembangunan. Ia menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan anggaran demi tercapainya hasil yang optimal. (ADV)



