ANGGOTA DPRD Kutai Timur Apansyah mengungkapkan, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang berkarakter dan berbasis teknologi juga menjadi hal yang sangat penting di era milenial saat ini.
“Penerapan sistem serba digital saat ini harus sinkron dengan orang-orang yang akan menjalankannya. Kita tidak mungkin lagi mangadopsi sistem manual yang digunakan sebelumnya, karena perkembangan teknologi yang ada mengaharuskan kita memahami perencanaan yang berbasis sistem dan teknologi,” papar Apansyah.
Namun, lanjut dia, harus diakui beberapa sisi Kutim masih banyak keteteran terutama sekali pada sumber daya manusia. Dikatakannya, prioritas rencana pembangunan ini harus didukung pula dengan diklat-diklat yang memberikan pemahaman menyeluruh terhadap penerapan teknologi.
“Jika mengacu pada kebijakan nasional, maka seharusnya kita sudah berada pada basis world class government dan untuk itu reformasi berokrasi dan revolusi mental menjadi kunci utamanya,” beber Apansyah.
Peningkatan kualitas SDM itu pula harus sejalan dengan tata kelola pemerintahan yang adaptif. Pemerintah adaptif adalah bentuk dari koordinasi sosial, dimana tindakan dikoordinasikan secara sukarela oleh individu dan organisasi dengan kemampuan mengatur dan memperkuat diri sendiri.
“Dalam konsep adaptive govermance, pemerintah, swasta dan masyarakat diharapkan dapat menjadi mitra dalam mengelola semua potensi daerahnya. Konsep dianggap sangat relevan dengan kondisi saat ini.”
“Makanya pelaksanaan konsep adaptivs govermance ini harus tetap sejalan dengan budaya dan kearifan lokal,” tutupnya. (Adv)



