MAYORITAS masyarakat Kecamatan Bengalon, khususnya pada wilayah pedesaan, meminta peningkatan infrastruktur jalan maupun sosial. Sejumlah usulan itu meliputi jalan desa dan jalan tani, rumah ibadah serta bantuan pertanian.
Anggota DPRD Kutai Timur Masdari Kidang mengatakan, kebutuhan itu dinilai wajar karena sejumlah desa di Bengalon belum menikmati fasilitas umum tersebut secara merata.
“Dalam setiap kunjungan maupun reses saya misalnya, usulan itu masih banyak disampaikan warga. Beberapa usulan itu bahkan telah disuarakan sejak lima-enam tahun terakhir,” kata Kidang, Jumat (5/3/2021).
Ia menyebutkan sebagian besar program usulan yang belum terealisasi didominasi peningkatan jalan. Sementara menurutnya sarana itu sangat penting bagi aktivitas ekonomi warga setempat.
Permintaan bantuan bibit perkebunan juga kembali muncul. Ia menyebutkan, petani membutuhkan bibit jagung dan coklat hingga kelapa sawit.
Untuk mengatasi kebutuhan itu, Kidang berjanji akan menampung dan mengusulkan permintaan tersebut dalam APBD Kutim pada penganggaran selanjutnya maupun menyampaikannya ke Pemprov Kaltim.
“Selain dibantu Kutim, saya rasa perlu berkoordinasi dengan DPRD maupun Pemprov Kaltim agar dapat menganggarkan usulan itu. Supaya sasaran bantuan itu tepat dan tidak tumpang tindih,” jelasnya.
Ia mengakui kondisi keuangan daerah cukup terguncang akibat penanganan pandemi Covid-19. Pemerintah harus mempersiapkan anggaran khusus agar pandemi cepat berakhir di saat yang sama fungsi dan tugasnya untuk mensejahterakan warga dilakukan. (*/adv)
Penulis: Ardan Ahmad



