Sangatta – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kutai Timur (Damkar Kutim) terus melakukan evaluasi terhadap kondisi armada operasional yang digunakan dalam penanganan kebakaran dan penyelamatan. Kepala Damkar Kutim, Failu, menyampaikan bahwa sebagian kendaraan masih dalam kondisi baik, namun beberapa unit lainnya sudah memerlukan peremajaan karena usia pakai yang cukup lama.
Menurutnya, kendaraan yang telah beroperasi lebih dari sepuluh tahun masih dimanfaatkan secara optimal karena kebutuhan layanan di 18 kecamatan.
“Ada armada yang masih berjalan dengan baik, ada juga yang sudah sering mengalami kendala teknis. Kami tetap mengusulkan peremajaan agar pelayanan tidak terhambat,” ujarnya.
Peremajaan armada, kata Failu, berkaitan langsung dengan kecepatan respons di lapangan. Ia menegaskan bahwa setiap detik dalam situasi darurat sangat penting, sehingga kondisi kendaraan tidak boleh menjadi hambatan. Perawatan rutin juga dilakukan sebagai upaya menjaga unit yang masih layak pakai.
“Kami tetap memastikan semua kendaraan dalam kondisi siap sebelum diturunkan,” katanya.
Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah daerah telah menambah beberapa unit baru seperti mobil tangki air dan kendaraan penyelamatan. Failu menilai dukungan itu memberi dampak positif bagi peningkatan kesiapsiagaan petugas.
“Kebutuhan armada akan terus kami dorong pemenuhannya karena tugas Damkar tidak hanya pemadaman, tetapi juga penyelamatan pada berbagai kondisi darurat,” jelasnya.
Ke depan, Damkar Kutim menargetkan pemerataan fasilitas di seluruh pos kecamatan agar pelayanan lebih merata. Failu berharap proses peningkatan sarana dan prasarana dapat berlangsung konsisten untuk menjaga keselamatan masyarakat di seluruh wilayah Kutai Timur.(Adv)



