KEBERLANGSUNGAN ekonomi masyarakat di tengah pandemi Covid-19 menjadi tantangan yang harus dijawab pemerintah. Kendati belum lepas dari ancaman virus, masyarakat masih harus berjuang memenuhi kebutuhan harian.
Isu ini menjadi topik utama dalam agenda reses yang digelar anggota DPRD Kutim Yulianus Palangiran pada masa sidang II Tahun 2021 belum lama ini.
Politisi Partai Demokrat ini memaparkan, kebijakan pembatasan kegiatan untuk menekan laju penyebaran Covid-19 yang dikeluarkan pemerintah perlu memperhatikan kelompok masyarakat tertentu.
“Khususnya bagi masyarakat yang mengandalkan pendapatan harian. Perlu ada kelonggaran sekaligus pengawasan ketat soal protokol kesehatan. Bukan berarti ditutup keran ekonominya sama sekali,” kata Yulianus Palangiran di Sekretariat DPRD Kutim, Senin (5/4/2021).
Bantuan sosial bagi kelompok rentan dinilai masih penting dilakukan. Kemudian sejumlah subsidi yang mendasar agar meringankan masyarakat.
“Tapi harus dipastikan data dan sasaran bantuan ini tepat sasaran. Jangan sampai dalam keadaan anggaran terbatas sasarannya justru salah, itu fatal,” tegasnya.
Selain terkait bantuan sosial, sejumlah aspirasi warga yang diserapnya antara lain pembangunan infrastruktur mulai dari pembangunan drainase, pembangunan rumah ibadah, dan lain-lain.
“Mungkin tidak bisa semua terealisasi bersamaan karena anggaran terbatas. Tapi saya akan dorong yang menjadi prioritas supaya kebutuhan rakyat tetap terpenuhi,” ujarnya. (Adv)



