Ribuan Pelajar hingga Pegawai Meriahkan Gerak Jalan Merdeka Belajar di Sangatta

Klikkutim.com – Ribuan pelajar, pegawai instansi pemerintahan hingga perusahaan swasta memeriahkan Gerak Jalan Merdeka Belajar Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Minggu (28/8/2022).

Agenda yang diusung Dinas Pendidikan (Disdik) Kutim ini menjadi perhatian masyarakat Kota Sangatta di sepanjang jalan protokol. Trek gerak jalan dimulai sejak Jalan Abdul Wahab Syaranie tepatnya di depan Gedung SMPN 1 Sangatta Utara hingga finish di Halaman Kantor Kecamatan Sangatta Utara. 

Masyarakat yang terdiri dari berbagai kalangan mulai dari pelajar, mahasiswa, pegawai instansi pemerintahan hingga swasta tumpah di jalan bersiap mengikuti Gerak Jalan Sehat bertajuk Merdeka Belajar, sebagai rangkaian peringatan HUT ke 77 RI. Pelaksanaan gerak jalan ini sekaligus menandai peresmian implementasi kurikulum Merdeka Belajar di sekolah-sekolah yang ada di Kutim. Peserta dilepas langsung oleh Bupati H Ardiansyah Sulaiman. Disaksikan Wabup H Kasmidi Bulang didamping sang istri Ny Hj Satriani, jajaran Ketua hingga Wakil Ketua DPRD Kutim, unsur Forkopimda, Seskab Kutim Rizali Hadi, beberapa Pimpinan Cabang Bank, Kepala OPD serta undangan lainnya.

Sebelum melepas, Ardiansyah mengatakan, pelaksanakan kegiatan gerak jalan pada intinya adalah tentang bagaimana membangun serta mengawali rasa kebersamaan. Serta memupuk kembali semangat dalam mempertahankan persatuan dan kesatuan seluruh masyarakat dalam momen memperingati HUT ke 77 RI.

“Kita wajib bersyukur, Alhamdulillah tahun ini kita semua bisa merayakan kemeredekaan Indonesia. Setelah tahun sebelumnya kita terkendala adanya COVID-19,” ucapnya.

Mengenai kebijakan kurikulum Merdeka Belajar yang telah diluncurkan oleh Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Tekhnologi (Kemendikbudristek), diamanatkan kepada seluruh sektor pendidikan di Indonesia, Ardiansyah menilai konsep ini memberikan semangat kepada anak didik untuk lebih meningkatkan mutu pendidikan. Tentunya beserta karya yang lebih berkualitas. Selain itu, semangat para tenaga pendidik bisa memberikan ruang yang lebih besar kepada anak murid agar terus berkembang dan bersemangat dalam belajar.

“Semoga kurikulum (merdeka belajar) ini lebih mampu lagi menghasilkan putra putri bangsa Indonesia, putra putri Kutai Timur yang terbaik di masa sekarang dan masa-masa yang akan datang,” harapnya. (*)

Zeen Subscribe
A customizable subscription slide-in box to promote your newsletter
[mc4wp_form id="314"]