klikkutim.com – Raihan 2 medali emas, 6 perak dan 6 perunggu menjadi hasil akhir yang mampu diraih oleh atlet dari cabang olahraga (cabor) Karate dalam ajang Porprov Kaltim ke VII kali ini.
Ketua Federasi Atlet Karate- Do Indonesia (Forki) Kutim, Sayid Anjas kepada awak media mengaku cukup puas dan bangga dengan hasil yang diraih oleh para atletnya dalam ajang empat tahunan ini.
“Walaupun tidak mampu mencapai target yang diharapkan, yakni 3 medali emas. Namun kita ada peningkatan, di mana di ajang yang sama (Porprov 2018) kita hanya mendapatkan 1 emas, ” ujarnya sesaat sebelum pembukaan Porprov ke VII di lapangan mini olimpik Teluk Bayur Berau, Sabtu (26/11/2022).
Adapun kelas tanding yang mampu menyumbangkan medali masing-masing dari kategori minus 65 serta putra 55, dengan hasil kali ini, Sayid Anjas yang saat ini menjabat sebagai Ketua Komisi Golkar di DPRD Kutim ini, akan dijadikan sebagai bahan evaluasi Forki kedepan untuk segera diperbaiki.
“Ada beberapa catatan yang sudah kami himpun, selama pertandingan, harapan kami di ajang Porprov kedepan kami bisa lebih maksimal, ” pungkasnya.
Sampai berita ini diturunkan, Kontingen Samarinda masih kokoh berada di puncak klasemen raihan medali. Kota Samarinda berhasil mengumpulkan total 66 medali dengan 22 medali emas, 19 perak dan 25 perunggu. Pada posisi kedua kontingen Kutai Kartanegara dengan 17 emas, 28 perak dan 25 medali perunggu, dengan total torehan medali yang dimiliki sebanyak 70 medali.
Sementara Kota Balikpapan berada pada posisi tiga dengan mengoleksi 13 medali emas, 8 medali perak dan 14 medali perunggu, total 35 medali. Kota Bontang dari peringkat enam naik ke posisi empat Porprov VII Kaltim, dengan berhasil merebut 9 medali emas, 5 perak dan 23 perunggu, total 37 medali. Kabupaten Kutim berhasil mengumpulkan 43 medali dengan berhasil mengumpulkan 7 medali emas, 7 medali perak dan 19 medali perunggu, total 33 medali. (*)



