Klikkutim.com, MALANG – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) tahu bahwa Puskesmas sebagai garda terdepan unit pelayanan kesehatan bagi masyarakat dapat dimaksimalkan untuk meningkatkan pendapatan daerah. Selain peningkatan pelayanan kesehatan itu sendiri, dengan mentransformasi Puskesmas menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Maka dari itu, melalui Dinas Kesehatan (Dinkes), Pemkab lantas mem-BLUD-kan seluruh Puskesmas di Kutim plus Rumah Sakit Pratama dan Laboratoriun Kesehatan Daerah (Labkesda) sejak beberapa waktu lalu.
Karena program ini belum lama berjalan, tentunya masih ada beberapa hal yang perlu di evaluasi dan ditingkatkan, khususnya mengenai pengelolaan administrasi keuangan sesuai sistem yang ada. Terkait hal tersebut, Dinkes selanjutnya menyelenggarakan Pelatihan Teknis Pemahaman Pengelolaan Keuangan BLUD untuk seluruh BLUD di Kutim, kecuali RSUD Kudungga yang notabene sudah berstatus BLUD sejak lama.
Pelatihan Teknis yang nantinya bakal dirangkai dengan studi teknis ke Kabupaten Trenggalek ini digelar sejak 4-9 Juli 2023 di Kota Malang. Pelatihan dihelat, sebagai kelanjutan pelatihan dasar BLUD sebelumnya. Merujuk pada Permendagri Nomor 79 Tahun 2018 tentang BLUD dan Surat Edaran Direktur Jenderal (SE Dirjen) Bina Keuangan Daerah (Kementerian Dalam Negeri) Nomor 981/4092/KEUDA tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan BLUD dengan Penerapan Aplikasi SIPD BLUD (e-BLUD). Bekerja sama dengan Lembaga Penelitian Dan Pengembangan Sosial dan Politik (LPPSP) Universitas Indonesia (UI).
Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan (Kabid Yankes) Siti Fatimah berharap dengan BLUD, diharapkan akan banyak kemudahan dan peningkatan pelayanan kesehatan di semua BLUD yang ada di Kutim. Tentunya dengan mengimplementasikan e-BLUD.
“Kami berharap peserta dapat benar-benar memahami e-BLUD sehingga nanti bisa bersinergi dengan pengelolaan keuangan Yang dilakukan oleh BPKAD (Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah) Kutim,” harap Siti Fatimah Yang sementara ini merangkap sebagai Plt Sekretaris Dinkes Kutim.
Berikutnya dengan pelatihan teknis ini, Siti Fatimah juga berharap tujuan dari kegiatan ini dapat tercapai sesuai target yang diharapkan. (ADV)



