Klikkutim.com, SANGKULIRANG – Pemkab Kutim dipimpin Bupati Ardiansyah Sulaiman memimpin pengoperasian perdana listrik PLN 24 jam di Desa Kolek, Kecamatan Sangkulirang, Jumat (8/9/2023) malam.
Kepala PT PLN Unit Layanan Pelanggan Sangatta Bibit Setiyadi menyampaikan bahwa program kelistrikan PLN akan dikerjakan di 13 desa pada 2023 ini. Di Kolek dilaksanakan layanan listrik di 103 buah dan 5 fasilitas umum. Sedangkan 25 usulan program subsidi diupayakan bisa dilayani seluruhnya. Dia mengingatkan warga agar kebutuhan administrasinya dilengkapi.
“Dukungan 5,65 kilometer jaringan SUTM dibangun dengan daya 20.000 volt. Kami sangat terbantu untuk proses penebangan pohon. Bahkan kami apresiasi karena warga turun sendiri menyelesaikan,” sebutnya.
Selain itu mendukung program yang ada, PLN juga membangun travo dan lainnya. Selanjutnya karena Desa Kolek berada di tengah-tengah Kecamatan Kaubun dan Sangkulirang, menurut Bibit hal tersebut akan sangat menguntungkan masyarakat. Sebab nantinya listrik di Kolek akan didukung gardu induk di Maloy.
“Kolek adalah salah satu desa yang langsung dilayani 24 jam, bisa dikatakan yang tercepat,” kata Bibit.
Setelah pemasangan listrik, Bibit menyampaikan kepada warga bahwa tanggung jawab PLN hanya sampai kilometer. Sedangkan untuk instalasi tanggung jawab warga masing-masing. Tim PLN siap bertanggung jawab memberikan pelayanan 24 jam. Imbauan agar anak-anak dan warga tak beraktivitas di dekat jaringan tegangan tinggi PLN turut disampaikan. Demi keselamatan masyarakat dan keamanan sistem kelistrikan yang ada.
Terakhir sebagai bentuk dukungan peningkatan kesejahteraan masyarakat, Bibit juga menyampaikan program promo pelanggan nasional. Yakni tambah daya selama satu bulan. Penambahan daya bisa mencapai 5500 Watt. (ADV)



