Klikkutim.com, SANGATTA – Sepuluh partai politik (parpol) yang duduk di DPRD Kutai Timur (Kutim) menerima bantuan keuangan (bankeu) Pemkab Kutim, Senin (31/7/2023). Besaran bankeu yang diterima parpol bervariasi sesuai dengan jumlah suara sah dan kursi yang diperoleh pada pemilu 2019.
Bankeu tersebut diserahkan Bupati Ardiansyah Sulaiman kepada perwakilan parpol di Ruang Tempudau Kantor Bupati. Penyerahan simbolis dihadiri perwakilan parpol. Dibalut silaturahmi dan sekaligus penandatanganan berita acara serah terima bankeu parpol 2023.
Total bankeu yang diserahkan sebesar Rp 461.072.304. Rinciannya adalah PPP dengan 9 kursi dan 39.532 suara sah memperoleh Rp 109.532.704, disusul partai Golkar dengan raihan 7 kursi dan 29.551 suara sah memperoleh Rp 81.915.372. Partai Nasdem dengan total 17.159 suara sah dan 5 kursi memperoleh Rp 47.564.748. Selanjutnya Gerindra yang meraih suara sah 17.003 dengan 3 kursi di DPRD mendapatkan bankeu sebesar Rp 47.132.316.
Selanjutnya PDI-Perjuangan dengan total suara 14.406 dengan 4 kursi memperoleh Rp 39.933.432. Kemudian Partai Demokrat sebesar Rp 39.506.544. Sedangkan PKS dengan 2 kursi dan 12.585 suara mendapatkan Rp 34.885.620. Partai Berkarya meraih 2 kursi dengan 8.356 suara mendapat Rp 23.162.832. Sedangkan PAN dengan 3 kursi dan 7.190 suara mendapat bankeu Rp 19.930.680.
Bupati Ardiansyah Sulaiman menyebut bahwa parpol adalah wadah pembentukan karakter bangsa. Parpol dalam eksistensinya melaksanakan fungsi sebagai agen sosialisasi dan kaderisasi. Tidak kompromi dengan cuaca dan kondisi.
“Meskipun bantuan yang diberikan tidak sebanding dengan pengeluaran parpol yang cukup besar, tetapi Pemkab Kutim memiliki tanggung jawab dalam pembinaan, penguatan kelembagaan parpol di daerah,” jelasnya. (ADV)



