Pembangunan Instalasi Pengolahan Air Baru di Bengalon Diharapkan Atasi Krisis Air Bersih

SANGATTA – Abdi Firdaus, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur (Kutim), menyatakan bahwa pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) baru di Bengalon memiliki potensi besar untuk mengurangi masalah kekurangan pasokan air bersih yang telah lama menghantui masyarakat di wilayah tersebut. Pernyataan ini merupakan tanggapan atas pengakuan Direktur PDAM, Suparjan, yang sebelumnya mengungkapkan bahwa produksi air bersih dari IPA Bengalon masih jauh dari mencukupi.

“Jika pembangunan IPA baru ini berhasil direalisasikan, setidaknya akan mengurangi masalah kekurangan pasokan air bersih di Bengalon,” kata Abdi Firdaus.

Pada kesempatan sebelumnya, Suparjan menjelaskan bahwa kendala utama dalam memenuhi kebutuhan air bersih di Bengalon adalah ketersediaan sumber air baku yang memadai. Untuk mengatasi hal ini, PDAM berencana untuk meningkatkan kapasitas produksi air bersih dari IPA Bengalon dengan membangun IPA baru yang memiliki kapasitas minimal 50 liter per detik.

“Kami berencana untuk mencari lokasi yang aman dan berkelanjutan untuk pembangunan IPA baru. Lokasi tersebut harus memenuhi kriteria keamanan dan dapat memastikan pasokan air bersih yang mencukupi, bahkan dalam kondisi kemarau, untuk jangka waktu minimal lima puluh tahun ke depan,” jelas Suparjan.

Langkah ini diharapkan dapat menjadi solusi jangka panjang untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat di Bengalon, serta mengurangi dampak dari krisis air yang telah lama menjadi permasalahan serius di wilayah tersebut. Pembangunan IPA baru ini tidak hanya akan meningkatkan kapasitas produksi air bersih, tetapi juga memastikan bahwa pasokan air tetap stabil dan berkelanjutan.

Abdi Firdaus menekankan pentingnya kerjasama antara pemerintah daerah, PDAM, dan masyarakat untuk memastikan proyek ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat yang maksimal. “Dengan adanya IPA baru, kita berharap masalah kekurangan air bersih di Bengalon dapat teratasi, dan masyarakat dapat menikmati akses air bersih yang lebih baik,” tambahnya.

Dengan komitmen yang kuat dari semua pihak, pembangunan IPA baru di Bengalon diharapkan dapat segera direalisasikan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat. Langkah ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kutai Timur, khususnya di wilayah yang selama ini mengalami krisis air bersih.

Pembangunan IPA baru ini juga diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain yang menghadapi masalah serupa, menunjukkan bahwa dengan perencanaan yang baik dan kerjasama yang solid, masalah kekurangan air bersih dapat diatasi secara efektif. (adv)

Zeen Subscribe
A customizable subscription slide-in box to promote your newsletter
[mc4wp_form id="314"]