SANGATTA – Anggota Komisi C DPRD Kutim Mulyana mengapresiasi upaya Pemkab Kutim dalam menggenjot pembangunan jalan yang menghubungkan daerah pelosok. Namun ia menekankan agar fokus pembangunan tidak hanya tertuju pada wilayah perkotaan saja, tetapi juga menyasar semua daerah-daerah yang sulit diakses.
“Kami paham bahwa upaya ini merupakan komitmen pemerintah, dan patut diapresiasi. Tapi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat harus menjangkau ke seluruh desa-desa di Kutim,” jelas Mulyana, Rabu 3 Juli 2024.
Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu mengatakan perhatian terhadap masyarakat yang terisolir di wilayah pelosok tak kalah pentingnya menjadi fokus utama dalam memberikan pembangunan yang memadai, salah satunya akses jalan tersebut. Menurutnya, keberadaan masyarakat di pelosok juga sangat membutuhkan pelayanan yang sama dengan masyarakat yang berdomisili di daerah perkotaan. Ia selalu optimis untuk pemerataan pembangunan, meskipun harus membutuhkan waktu panjang.
“Aspirasi-aspirasi yang disampaikan masyarakat dalam setiap reses anggota DPRD, tidak luput dari pembangunan akses jalan mumpuni. Belum lagi usulan-usulan lainnya yang musti direalisasikan dan sangat dibutuhkan mereka,” ucapnya.
Perempuan yang juga menjadi anggota Komisi C DPRD Kutim itu mengaku tak hentinya meminta kepada pemerintah untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Selain akses jalan, pelayanan listrik dan air bersih juga seharusnya menjadi prioritas.
“Pelayanan listrik dan air bersih juga sangat penting dan harus menjadi prioritas. Masyarakat di pelosok berhak mendapatkan fasilitas yang sama dengan yang ada di perkotaan,” tambahnya.
Mulyana menegaskan bahwa pemerataan pembangunan infrastruktur jalan di wilayah pelosok akan sangat membantu dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Dengan akses jalan yang baik, masyarakat dapat lebih mudah mengakses layanan kesehatan, pendidikan, dan ekonomi.
“Pemerataan pembangunan infrastruktur jalan akan membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat pelosok untuk mendapatkan layanan yang mereka butuhkan,” tutupnya. (ADV)



