SANGATTA – Wakil Ketua Komisi C DPRD Kutim, Jimmy mengapresiasi komitmen Pemkab Kutim terhadap perberdayaan ekonomi kreatif (ekraf) dan UMKM yang dibuktikan dengan sejumlah event atau acara. Ia menilai tidak sedikit acara tersebut melibatkan kelompok muda serta bidang Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
Menurut Jimmy, pihaknya sangat mendukung keterlibatan anak muda dalam berbagai kegiatan positif, sehingga kreativitas mereka, khususnya di Kutim, bisa lebih maju.
“Anak muda kan punya banyak potensi, tetapi bila tidak ada wadah yang menampung kreativitasnya, justru akan berbahaya juga nantinya. Karena mereka bisa saja menyalahgunakan potensi mereka, seolah-olah nantinya tidak dipedulikan oleh pemerintah,” ucap Jimmy.
Jimmy menegaskan bahwa pemerintah harus mulai memikirkan fasilitas-fasilitas yang dapat mendukung pengembangan bakat dan kreativitas anak muda sejak sekarang, bukan hanya menunggu hingga tahun 2045.
“Pemerintah mulai dari sekarang harus memikirkan fasilitas-fasilitas itu, seperti apa saja yang direncanakan, bukan cuma menunggu 2045. Sehingga bakat para anak muda tidak terpendam dan tidak berdampak hal yang negatif,” tegasnya.
Wakil Ketua Komisi C DPRD Kutim itu mengungkapkan bahwa dalam menyongsong generasi emas 2045, sejumlah sarana dan prasarana harus dipersiapkan sejak dini oleh pemerintah. Hal ini penting agar nantinya dapat menjadi wadah untuk mengembangkan bakat dan kreativitas para anak muda. Ia menjelaskan bahwa anak muda yang memiliki kreativitas dan bakat, namun tidak difasilitasi dengan baik, justru akan banyak melakukan hal-hal negatif, termasuk salah satunya penyalahgunaan narkoba.
“Ada istilahnya kalau ekspresi tidak bisa disalurkan ke hal yang bermanfaat, dia akan merubah ke arah yang negatif. Karena aktualisasi dirinya yang perlu dilampiaskan,” tutupnya. (ADV)



