Kadisdik Kutim Dorong Pembangunan Museum Benda Budaya

SANGATTA – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menggelar malam final Pemilihan Kanda dan Dinda Duta Budaya Kutim di Café Maloy Hotel Royal Victoria. Acara ini merupakan puncak dari rangkaian kegiatan yang telah berlangsung selama dua hari, sejak 21 Juni 2024. Kepala Disdikbud Kutim, Mulyono, membuka acara tersebut dengan harapan agar kegiatan ini dapat terus diadakan setiap tahun, seperti yang telah dilakukan dalam tiga tahun terakhir.

Dalam sambutannya, Mulyono menyampaikan apresiasinya kepada panitia pelaksana (Panpel) yang telah bekerja keras menyukseskan acara ini. Ia berharap bahwa di tahun-tahun mendatang, acara ini dapat diselenggarakan dengan lebih maksimal dan meriah.

“Sesuai tema malam ini, fokus event ini adalah bagaimana Kanda dan Dinda Duta Budaya bisa mempromosikan kemajuan kebudayaan sebagai sarana mengenalkan Magic Land Kutim,” ujarnya.

Mantan Camat Ranpul itu juga berpesan kepada seluruh peserta untuk memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya dengan memberikan yang terbaik demi kebanggaan orang tua, keluarga, dan terutama Kabupaten Kutim. “Semoga adik-adik bisa berkiprah dalam tingkat provinsi dan nasional,” tambahnya.

Selain itu, Mulyono mengumumkan rencana Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutim untuk menggelar Focus Group Discussion (FGD) terkait pembangunan museum di Kutim. Museum ini nantinya akan menjadi sarana untuk menampilkan benda-benda budaya.

“Di tahun ini juga kami sudah ada program festival seni budaya dan kuliner setiap minggu di Polder Ilham Maulana,” sebutnya.

Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, terpilihlah pemenang Pemilihan Kanda dan Dinda Duta Budaya Kutim 2024. Juara I Kanda diraih oleh Alfinizar Julianur Fajar, sementara Juara I Dinda diraih oleh Nurul Khariyah. Untuk Wakil Kanda, pemenangnya adalah Mohammad Azmin, dan Wakil Dinda adalah Andi Salsa Dea Maharani.

Acara ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana untuk mempromosikan kekayaan budaya dan potensi alam yang dimiliki oleh Kabupaten Kutai Timur. Mulyono berharap para peserta dapat menjadi duta yang mampu memperkenalkan dan melestarikan budaya daerah mereka, serta menginspirasi generasi muda lainnya untuk turut serta dalam menjaga warisan budaya bangsa. (ADV)

Zeen Subscribe
A customizable subscription slide-in box to promote your newsletter
[mc4wp_form id="314"]