BATAM – Inspektorat Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah dan Pemutakhiran Data Hasil Pengawasan Tahun 2024. Acara ini berlangsung pada 7-8 Oktober 2024 di Swissbel Hotel Harbour Bay, Batam, Provinsi Kepulauan Riau, dan dihadiri oleh perwakilan Inspektorat dari seluruh Indonesia.
Rakornas kali ini mengusung tema “Pengawasan Berdampak Terhadap Keberlanjutan Program Pembangunan Daerah,” yang sejalan dengan upaya pemerintah daerah untuk memperkuat tata kelola dan akuntabilitas. Acara ini dibuka oleh Pj Gubernur Riau, Dr. Rahman Hadi, dan dihadiri oleh pejabat tinggi dari berbagai instansi pengawas, termasuk Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).
Plt Inspektur Kabupaten Kutim, Dr. H. Sudirman Latief, bersama Plt Sekretaris Inspektorat Kutim, Awang Amir Yusuf, hadir sebagai wakil dari kabupaten. Sudirman, yang juga menjabat Asisten Administrasi Seskab Kutim, menyatakan bahwa partisipasi mereka di Rakornas ini adalah langkah nyata untuk memperkuat sistem pengawasan di daerah.
“Kehadiran kami di sini bertujuan untuk memperkuat peran Inspektorat dalam mengawal pelaksanaan program pembangunan daerah yang berkelanjutan. Kami ingin memastikan bahwa semua proses pengawasan berjalan dengan baik dan memberikan hasil yang signifikan,” kata Sudirman.
Sudirman menekankan bahwa Rakornas ini merupakan ajang penting untuk memperkuat kolaborasi antara pengawas internal dan eksternal. Terutama demi memastikan bahwa hasil pengawasan berdampak langsung pada perbaikan tata kelola pemerintahan. Dia juga menambahkan bahwa Inspektorat Kutim berkomitmen untuk lebih proaktif dalam mendampingi serta memantau pelaksanaan kegiatan pembangunan di daerah.
“Dengan semangat kolaboratif dan sinergi antara seluruh pihak, kami optimistis bahwa Rakornas ini akan memberikan dampak positif bagi peningkatan kinerja pengawasan di Kutai Timur. Kami berharap semua program yang telah direncanakan bisa terlaksana dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Sudirman. (*)



