Sangatta – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur mendorong peran aktif organisasi kemasyarakatan dalam menjaga stabilitas dan keamanan daerah. Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Mahyunadi saat membuka Sosialisasi Ormas Tahun 2025 yang digelar Badan Kesatuan Bangsa dan Politik di Ruang Meranti, Kantor Bupati Kutim, Selasa (18/11/2025).
Mahyunadi menyebut ormas menjadi bagian penting dalam menjaga persatuan di tengah masyarakat yang semakin rentan terhadap pengaruh informasi yang menyesatkan. Ia menekankan agar ormas menjalankan fungsinya secara bertanggung jawab dalam menyampaikan kritik, serta tetap memegang nilai budaya dan norma sosial yang hidup di masyarakat.
Ia menambahkan, penguatan peran ormas selaras dengan komitmen pemerintah dalam menjaga ideologi negara dan keamanan daerah. Menurutnya, persatuan menjadi kunci bagi Indonesia untuk terus berkembang dan mampu bersaing secara global. “Kalau ada indikasi ormas tidak sesuai aturan atau bertentangan dengan landasan negara, segera dilaporkan,” ucapnya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Kesbangpol Kutim Tejo Yuwono menyampaikan bahwa sosialisasi ini menjadi bagian dari pembinaan agar ormas dapat berkontribusi nyata dalam pembangunan. Ia mengungkapkan, Kutim tercatat sebagai salah satu daerah dengan jumlah ormas terbanyak di Kalimantan Timur. Saat ini, terdaftar 378 organisasi yang terdiri dari ormas yang memiliki legalitas melalui pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.
Tejo berharap kegiatan ini semakin memperkuat pemahaman regulasi dan meningkatkan koordinasi antara pemerintah dan ormas dalam berbagai program kemasyarakatan. Ia menilai sinergi lintas sektor diperlukan untuk menjaga kondusivitas dan memperkuat keterlibatan masyarakat dalam pembangunan daerah. (Adv)



