Ketangguhan Mental Jadi Fokus Pembinaan Petugas Damkar Kutim

SANGATTA – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kutai Timur (Damkar Kutim) kini turut memprioritaskan pembinaan mental bagi personel dalam menjalankan tugas penyelamatan dan pemadaman di lapangan. Kebijakan ini diambil karena petugas tidak hanya berhadapan dengan bahaya fisik, tetapi juga tekanan psikologis yang tinggi saat menangani insiden darurat.

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana serta Pencegahan Damkar Kutim, Sudarto, mengungkapkan bahwa beban mental petugas sering kali muncul ketika mereka dihadapkan pada situasi tragis atau berisiko tinggi.

“Petugas kami tidak hanya berjuang melawan api, tetapi juga melawan rasa takut, panik, dan kelelahan mental. Tidak jarang mereka harus menyaksikan situasi tragis yang meninggalkan beban emosional,” jelasnya.

Ia menambahkan, pembinaan psikologis kini mulai dilakukan secara terjadwal, salah satunya melalui pelatihan dan simulasi yang dirancang untuk memperkuat kesiapan mental.

“Kami bekerja sama dengan instansi terkait agar petugas memiliki kesiapan tidak hanya secara fisik, tetapi juga psikis,” tambah Sudarto.

Selain dukungan internal, ia menilai lingkungan keluarga juga memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas emosi personel. Petugas kerap meninggalkan keluarga dalam situasi mendesak, sehingga komunikasi dengan pihak rumah harus tetap terjaga.

“Keluarga adalah benteng utama. Kami selalu mengingatkan agar komunikasi tetap terjaga di tengah kesibukan,” ujarnya.

Sudarto mengatakan bahwa peningkatan fasilitas operasional turut dilakukan untuk mengurangi tekanan personel di lapangan. Peralatan yang lebih lengkap dan kendaraan yang lebih memadai diharapkan dapat membantu petugas menjalankan tugas secara lebih aman dan terukur.

Damkar Kutim juga terus mendorong peningkatan kesadaran masyarakat dalam mencegah kebakaran, agar risiko insiden dapat ditekan sejak awal. Langkah tersebut dinilai mampu mengurangi beban kerja dan tekanan psikologis yang dialami petugas.

“Petugas kami adalah manusia biasa dengan hati yang luar biasa. Setiap kali mereka kembali dari tugas, itu bukan hanya kemenangan atas api, tapi juga kemenangan atas diri sendiri,” pungkasnya. (Adv)

Zeen Subscribe
A customizable subscription slide-in box to promote your newsletter
[mc4wp_form id="314"]