Target Vaksinasi Lansia Memprihatinkan, Ini Tanggapan Ketua DPRD Kutim

Ketua DPRD Kutim Joni. (Dok KLIK)

KETUA DPRD Kutai Timur Joni mengajak seluruh elemen masyarakat mendukung program vaksinasi Covid-19 yang diluncurkan pemerintah. Upaya percepatan penanggulangan pandemi virus corona dengan vaksinasi menjadi kepatutan agar muncul kekebalan masif pada kehidupan sosial.

Dalam pandangannya, pelaksanaan vaksinasi Tahap I yang menyasar tenaga kesehatan terbilang sukses. Begitu pula pada Tahap II yang menyasar, ASN, TNI-Polri dan pekerja pelayanan publik termasuk usia rentan lansia.

Pada sasaran terakhir tahap ini, Joni mengaku terdapat kendala dalam merealisasikannya. Persentase kelompok lansia hingga kini masih rendah di kisaran 20 persen dari target 20 ribu penduduk lansia.

“Untuk vaksinasi lansia kita paling bawah. Pencatatan sekala Kaltim soal vaksinasi kita ini paling bawah. Dari 20 ribu lebih, kita vaskinasi belum sampai dua ribu,” jelas Joni, Senin (14/6/2021).

Pemahaman yang dinilai masih lemah pada kelompok ini ditengarai menjadi penyebabnya. Di saat bersamaan, petugas dari pemerintah maupun TNI-Polri telah berusaha mensosialisasikan pentingnya vaksin.

Untuk itu, dia mengajak semua pihak untuk membantu pemerintah daerah dalam proses sosialisasi vaksinasi Covid-19. Berita hoax dalam pelaksanaan vaksinasi dikhawatirkan mengganggu pencapaian target vaksinasi pandemi tersebut.

Sangat memprihatinkan bila masih ada pihak-pihak yang menyebarkan kabar bohong terkait tahapan vaksinasi Covid-19, sehingga masyarakat dirugikan, apalagi yang terkena dampaknya para lansia.

“Kendalanya, kemarin informasi dari camat banyak berita hoax, sehingga warga lansia takut untuk divaksinasi. Harapan saya kita semua bisa menyampaikan agar berita bohong itu bisa kita atasi,” tutup Joni. (Adv)

Editor: Qadlie Fachruddin

Zeen Subscribe
A customizable subscription slide-in box to promote your newsletter
[mc4wp_form id="314"]