SEBANYAK tiga dari tujuh desa di Kecamatan Kaliorang, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), hingga kini belum teraliri listrik. Masyarakat pun ada yang menggunakan solarcell menggunakan dana pribadi, padahal ongkos yang harus dikeluarkan tak sedikit.
Sekretaris Camat Kaliorang, I Komang, mengatakan di tiga desa ini memerlukan aliran listrik. Pasalnya, wilayah ini dihuni banyak warga. Untuk itu dia berharap pemerintah segera membantu agar PLN mau menyentrum wilayahnya.
“Kami berharap semua masyarakat bisa menikmati listrik, sebenarnya jaringan PLN sudah masuk Kaliorang, hanya saja masih ada yang belum teraliri,” ungkapnya.
Ketiga desa tersebut yakni Selangkau, Harapan dan Desa Kaliorang. Menurutnya, jika listrik sudah merata maka taraf kehidupan warga dapat terdongkrak.
“Saya harap tiga desa yang belum sama sekali teraliri listrik bisa lebih diperhatikan,” pintanya.
Menanggapi hal itu, Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman menyebut pihaknya melaksanakan pertemuan dengan PLN. Dalam pertemuan itu, menurutnya, pemda akan membahas tentang kelemahan aliran listrik di Kutim.
“Rencananya kami akan meminta dan meminta PLN untuk membantu memperbaiki jaringan di semua kecamatan Kutim yang belum tersentuh,” tutur dia.
Secara formal, kata dia, jaringan dari listrik desa saat ini membantu mengalirkan listrik untuk masyarakat di tiga desa. Bukan cuma itu, jika dikalkulasi, kata dia di Kutim masih terdapat puluhan desa belum tersentuh listrik PLN.
“Kami akan meminta Kutim dijadikan cabang bukan hanya rayon saja. Tapi itu baru pemikiran kami. Pemerintah akan mendata dulu angka pastinya, karena saat ini diperkirakan ada sebanyak 30-40 desa yang belum tersentuh PLN,” tutupnya. (Adv)



