DALAM sepekan terakhir, Kabupaten Kutai Timur mengalami lonjakan penularan Covid-19 di beberapa Kecamatan. Dari rata-rata penambahan positif harian yang berada di bawah 10 kasus, kini naik secara signifikan menjadi puluhan kasus.
Lonjakan kasus ini terbukti berdasarkan data harian perkembangan Covid-19 yang dirilis Dinas Kesehatan Kutim per tanggal 27 Juni 2021. Terdapat penambahan kasus positif sebanyak 48 kasus dalam sehari sehingga meningkatkan jumlah pasien yang dirawat menjadi 179 pasien.
Dengan penambahan ini, total kumulatif kasus Covid-19 di Kutai Timur menembus angka 9.047 kasus. Pada jumlah kumulatif tersebut, 8.737 di antaranya telah dinyatakan sembuh dan 131 lainnya telah meninggal dunia.
Kepala Dinas Kesehatan Kutai Timur dr Bahrani Hasanal mengatakan, bahwa peningkatan penularan ini terjadi di Kecamatan Sangatta Utara, Bengalon, dan Busang.
Resiko penularan di Kecamatan Bengalon dan Sangatta Utara memasuki zona merah, sedangkan Busang menjadi zona oranye. Oleh karenanya, Bahrani Hasanal mengimbau agar masyarakat senantiasa waspada dan disiplin menggunakan protokol kesehatan.
“Harus terapkan prokes di manapun berada, jangan sampai lengah. Demi kesehatan diri kita sendiri maupun orang terdekat,” ujarnya.
Tidak hanya disiplin protokol kesehatan, masyarakat juga diimbau untuk mengikuti vaksinasi Covid-19 guna menciptakan kekebalan tubuh terhadap Virus Corona.
Apalagi kini, penerima vaksinasi Covid-19 telah diperluas ke masyarakat umum dengan rentang usia 18 tahun ke atas.
“Sekarang masyarakat umum usia 18 tahun ke atas bisa menerima vaksin Covid-19 secara gratis,” ucapnya.
Vaksinasi merupakan upaya pemerintah dalam menciptakan kekebalan kelompok guna memutus mata rantai penularan Covid-19. Kurang lebih 55.000 masyarakat di Kutai Timur ditargetkan menjadi penerima vaksin agar kekebalan kelompok tersebut dapat tercipta. (Adv)



