Ardiansyah Sulaiman Tegaskan Keseriusan Pemkab Kutim pada Penguatan Sektor Perkebunan

KLIKKUTIM.com – Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman memaparkan geliat Perkebunan sawit swadaya masyarakat terus bertumbuh ditandai dengan hilir mudik angkutan hasil panen sawit. Bahkan tak jarang mereka nemiliki jembatan timbang sendiri, itu penanda bagaimana sektor perkebunan tumbuh pesat.

“Alhamdulillah karena perihal itulah, Disperindag Kutim telah memiliki sendiri alat tera metrologi, yang sebelumnya tidak punya. Itulah bukti semangat kita (pemerintah dan masyarakat, red). Pada malam hari ini saya melihat semangat yang tetap menyala-nyala dari kita semua untuk menumbuhkan sektor perkebunan di daerah,” tegas Bupati di depan peserta Rakortis, pada Jum’at (3/11/2023) di Hotel Aston Samarinda.

Bupati Ardiansyah Sulaiman menjadikan sektor perkebunan sebagai salah-satu pendorong utama pertumbuhan ekonomi Kutim. Terlebih Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menyampaikan potensi daerah ini ada pada sektor pertanian, perkebunan, pariwisata, kelautan, perikanan, hingga kehutanan.

“Sengaja tidak disebutkan pertambangan, karena pihak Bappenas dalam paparannya menyebutkan pada tahun 2030 untuk sektor pertambangan, khususnya batu bara akan dieliminasi secara perlahan-lahan. Hingga pada tahun 2050 itu sudah tak ada lagi,” jelas Bupati.

Mengambil benang merah dengan upaya Bappenas tersebut, Ardiansyah Sulaiman mengukur fiskal yang tinggi bagi daerah ini akibat sektor pertambangan dan perkebunan. APBD Tahun 2023 sebesar Rp 9,7 triliun, merupakan dampak dari tingginya harga batu bara yang diperoleh dari bumi etam. Begitu pun hasil dari kelapa sawit juga tinggi, inilah yang menjadikan keuangan fiskal Kutim cukup besar saat ini.

“Akibatnya saat diketuk palu di DPRD, semua bisa menikmati termasuk Kades-Kades. Di mana Seratus Persen Anggaran Dana Desa (ADD) naik. Tetapi di 2030 mendatang batubara akan dieliminasi, apakah kita masih bisa menikmati angka sebesar itu?,” tanya Bupati menggugah kesadaran semua pihak.

Untuk itulah Bupati mengingatkan pada seluruh peserta Rakortis Bidang Prasarana dan Sarana garapan Dinas Perkebunan Kutim, untuk membangun komitmen kedua dalam menumbuh kembangkan sektor perkebunan. Tentu tidak saja komoditi kelapa sawit, namun ada pula komoditi kakao, pisang, aren genjah, kopi, serta komoditi lainnya yang berpotensi besar menguatkan ekonomi masyarakat. (adv)

Zeen Subscribe
A customizable subscription slide-in box to promote your newsletter
[mc4wp_form id="314"]