BATU AMPAR – Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman meresmikan Pondok Bersalin Desa (Polindes) dan Kantor Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Desa Batu Timbau Ulu, Kecamatan Batu Ampar, Sabtu (3/8/2024). Dalam kunjungan ini, Bupati Ardiansyah didampingi oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kutim dr. Bahrani Hasanal dan Kepala Desa Batu Timbau Ulu, Arifin.
Kepala Dinkes Kutim dr. Bahrani Hasanal menegaskan komitmen pihaknya dalam menunjang bidang kesehatan hingga ke desa-desa. “Akhirnya Desa Batu Timbau Ulu memiliki gedung Polindes yang aman dan nyaman,” ujarnya.
Bahrani menambahkan bahwa Polindes ini merupakan tempat pelayanan masyarakat, terutama untuk ibu-ibu dan anak-anak. “Kami sudah menugaskan bidan-bidan yang bertugas di Polindes Batu Ampar ini agar tetap standby dalam melayani masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan,” jelasnya.
Setelah meresmikan gedung Polindes, Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman melanjutkan peresmian Kantor BPD Desa Batu Timbau Ulu. Ia mengapresiasi bangunan baru Kantor BPD yang dibangun dengan anggaran sebesar Rp 300 juta.
“Saya harap lewat kantor yang baru ini, kita kedepankan budaya gotong royong, kebersamaan, dan keterbukaan dalam bekerja serta melayani masyarakat. Kemudian, kinerja BPD sebagai mitra pemerintah desa hendaknya semakin solid dan meningkat dalam membangun dan mensejahterakan masyarakat dengan tetap berpegang teguh pada peraturan perundang-undangan,” ujar Ardiansyah.
Peresmian gedung Polindes dan Kantor BPD ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan administrasi di Desa Batu Timbau Ulu. Dengan fasilitas yang lebih baik, masyarakat diharapkan dapat lebih mudah mengakses layanan kesehatan dan mendapatkan pelayanan yang lebih optimal dari pemerintah desa.
Bupati Ardiansyah juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah desa dan masyarakat dalam memanfaatkan fasilitas yang ada untuk kesejahteraan bersama.
“Dengan adanya gedung Polindes yang baru, ibu-ibu dan anak-anak di Desa Batu Timbau Ulu dapat menerima pelayanan kesehatan yang lebih baik. Sementara itu, Kantor BPD yang baru diharapkan dapat menjadi pusat koordinasi yang efektif untuk pembangunan desa,” tambahnya. (ADV)



