Capai 90 Persen, Andi Harun Pede Pemkot Samarinda Optimal Serap Anggaran

SAMARINDA – Pemerintah Kota Samarinda menghadapi tantangan besar menjelang akhir tahun anggaran 2024. Meskipun progres kegiatan fisik mencapai 90 persen, realisasi anggaran baru menyentuh 48,19 persen hingga triwulan III. Ya, potensi sisa lebih pembiayaan anggaran (Silpa) yang signifikan memunculkan pertanyaan tentang efektivitas pengelolaan keuangan daerah.

Mengingat hingga Agustus lalu, serapan anggaran Pemkot Samarinda ditargetkan mencapai Rp 5,05 triliun. Hal tersebut meningkat dari target awal, yakni Rp 4,27 triliun. Penambahan anggaran tersebut berasal dari pendapatan asli daerah (PAD) serta transfer daerah.

Meski demikian, sisi belanja daerah justru mengalami pengurangan Rp 156,25 miliar, yang terfokus pada efisiensi belanja operasional dan modal.

Sebagai bagian dari badan anggaran (banggar), Ketua Komisi I DPRD Kota Samarinda Samri Shaputra, mengonfirmasi capaian kegiatan yang sudah menyentuh angka 90 persen dan menyisakan potensi silpa 10 persen. Meski begitu, Samri optimis bahwa semua program dapat selesai sesuai target.

“Saat ini laporan dari TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah), memperlihatkan progres kegaitan rata-ratanya di atas 90 persen,” terangnya, ketika dimintai keterangan, Rabu (11/12/2024).

Dikonfirmasi terpisah, Wali Kota Samarinda Andi Harun juga menekankan perangkat daerah, mempercepat realisasi anggaran untuk meminimalkan Silpa.

“Kita harus maksimalkan implementasi program prioritas. Terutama yang bersumber dari dana Bantuan Keuangan Provinsi,” ujarnya. (*)

Zeen Subscribe
A customizable subscription slide-in box to promote your newsletter
[mc4wp_form id="314"]