Dana RT Tetap Rp 250 Juta per Tahun, Bupati Kutim Tegaskan Komitmen Layanan Dasar

Sangatta – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur memastikan program sosial yang menyentuh langsung masyarakat tetap berjalan di tengah penyesuaian anggaran untuk pembangunan skema Multi Years Contract (MYC). Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, menegaskan pelayanan dasar di tingkat Rukun Tetangga (RT) tidak akan terpengaruh kebijakan pembiayaan infrastruktur berskala besar tersebut.

Salah satu program yang dipastikan berlanjut adalah alokasi Dana RT. Ardiansyah menyatakan anggaran ini tetap menjadi prioritas pemerintah daerah.

“Program unggulan insyaallah tetap. Tetap Rp 250 juta itu,” kata Ardiansyah, Kamis (13/11/2025).

Selain itu, Pemkab Kutim tetap melanjutkan program perlindungan bagi pekerja rentan melalui jaminan sosial ketenagakerjaan. Target 150.000 warga untuk masuk dalam skema perlindungan tersebut masih menjadi sasaran pemerintah.

“Iya, tetap ya. Bahkan kita akan terus mencapai target 150.000 orang itu,” jelasnya.

Program pengadaan motor operasional untuk ketua RT juga dipastikan berlanjut. Pemerintah telah menyalurkan sebagian unit guna mendukung tugas pelayanan administrasi dan keamanan lingkungan di tingkat RT.

“Alhamdulillah tetap berjalan. Sebagian sudah,” katanya.

Ardiansyah menepis kekhawatiran masyarakat mengenai kemungkinan pemangkasan program prioritas di level lokal akibat alokasi anggaran besar pada proyek MYC. Ia menyebut pemerintah tetap menjaga ruang fiskal untuk membiayai layanan sosial dasar.

“Kami jaga semua program berjalan sambil tetap menyesuaikan dengan kapasitas keuangan daerah,” ujarnya.

Pemkab Kutim menyampaikan bahwa kebijakan anggaran diarahkan untuk menjaga keseimbangan antara percepatan pembangunan infrastruktur dan keberlangsungan program sosial yang menjadi kebutuhan warga di lapisan terbawah.(Adv)

Zeen Subscribe
A customizable subscription slide-in box to promote your newsletter
[mc4wp_form id="314"]