Klikkutim.com – Dengan mendorong pembangunan daerah dan kemajuan bersama dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, Universitas Indonesia (UI) bersama dengan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur dan Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah, melakukan penandatanganan kesepakatan bersama di Gedung Pusat Administrasi Universitas, Kampus UI, Depok, pada Rabu (24/08).
Seskab Kutim Rizali Hadi yang juga hadir bersama Bupati Kutim menyebutkan, tujuan penandatanganan MoU ini untuk membuat daerah mampu memiliki program yang berkenaan langsung, dengan upaya peningkatan pembangunan di sektor-sektor penting.
“Kami berharap UI dapat membantu Pemkab Kutim mewujudkan berbagai program. Termasuk penguatan sektor agroindustri sebagai fondasi ekonomi Kutim dalam jangka panjang,” sebut Seskab Kutim.
Ruang lingkup kesepakatan bersama yang akan ditindak lanjuti dengan program kerja sama antara UI dengan Pemkab Kutim, terdiri dari beberapa poin. Mulai dari poin pertama yakni penyelenggaraan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat dan pelatihan.
Poin kedua terkait penyelenggaraan kolaborasi riset dan pengembangan sumber daya, poin ketiga penyelenggaraan kegiatan ilmiah, kajian ilmiah, seminar dan lokakarya. Poin keempat peningkatan dan pengembangan kompetensi SDM, lalu kelima berkaitan dengan implementasi kegiatan program “Merdeka Belajar Kampus Merdeka”, serta poin terakhir yakni kegiatan-kegiatan lain yang disepakati oleh kedua belah pihak.
Wakil Rektor Bidang SDM dan Aset Prof. Dr. Ir. Dedi Priadi, DEA., dalam pidato sambutannya mengatakan, UI terbuka untuk menjalin kerja sama dalam menyelesaikan masalah-masalah nasional dengan pemerintah daerah dan juga dengan Industri yang berbasis kemasyarakatan atau yang disebut dengan kolaborasi ABCG (Academic, Bussines, Community, and Government).
“Hari ini merupakan momentum yang sangat baik bagi keluarga besar UI dan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur, untuk bisa saling lebih bersinergi guna lebih meningkatkan kontribusi dan hasil nyata dalam hal menyelesaikan masalah nasional dan global di segala bidang kehidupan, khususnya dalam meningkatkan kinerja serta kualitas SDM, sehingga terwujudnya kemajuan dan kesejahteraan masyarakat serta kemandirian bangsa,” ujar Prof. Dedi. (*)



