SANGATTA – Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja menggelar Job Fair 2024 di Gedung Serba Guna (GSG) Kawasan Perkantoran Bukit Pelangi, Sangatta, Sabtu (21/9/2024). Sebanyak 26 perusahaan disebutkan berpartisipasi dalam agenda yang rencananya digelar selama dua hari ke depan ini.
Bursa Kerja ini menawarkan 2.619 lowongan pekerjaan untuk 66 posisi di berbagai jabatan. Selain itu, acara ini juga menandai peluncuran Sistem Informasi Manajemen Data Terintegrasi.
Acara ini dihadiri oleh Bupati Ardiansyah Sulaiman, Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kutim Roma Malau, serta kepala perangkat daerah dan perwakilan perusahaan. Dalam sambutannya, Bupati Ardiansyah Sulaiman menyatakan bahwa pembukaan lowongan pekerjaan ini adalah bentuk sinergi dalam mengimplementasikan salah satu program Pemkab Kutim, yaitu meningkatkan serapan tenaga kerja di sektor formal dan informal serta memperluas lapangan pekerjaan.
Bupati Ardiansyah juga menekankan pentingnya penerimaan tenaga kerja lokal, dengan target 80 persen dari tenaga kerja di perusahaan yang beroperasi di wilayah Kutai Timur berasal dari penduduk lokal, sesuai dengan peraturan daerah tentang ketenagakerjaan.
“Job Fair ini menunjukkan bahwa perusahaan, pemerintah, dan masyarakat selalu bersinergi untuk memberikan kesempatan kepada anak-anak lokal, sehingga Kutim tetap menjadi tuan rumah di daerahnya sendiri,” ujarnya.
Lebih lanjut, Bupati Ardiansyah mengungkapkan bahwa target menyerap 50 ribu tenaga kerja baru telah tercapai bahkan sebelum lima tahun, dan dengan adanya Job Fair ini, target tersebut akan terlampaui. Ia juga menambahkan bahwa Pemkab Kutim terus memberikan ruang untuk pelatihan bagi anak-anak lokal agar mereka memiliki keahlian yang dibutuhkan oleh dunia usaha.
“Kami juga akan membangun Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) yang lebih besar lagi, sehingga peluang tenaga kerja lokal terus terbuka bagi anak-anak di Kutim,” tambahnya.
Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kutim, Roma Malau, menyatakan bahwa visi dan misi Bupati untuk menyerap 50 ribu tenaga kerja telah terlampaui.
“Terhitung hingga April 2024, jumlah tenaga kerja baru telah mencapai 64 ribu orang,” ungkap Roma.
Dengan adanya Job Fair ini, diharapkan semakin banyak tenaga kerja lokal yang terserap dan mendapatkan pekerjaan yang layak, sehingga kesejahteraan masyarakat Kutai Timur dapat terus meningkat. (adv)



