SANGATTA – Anggota Komisi A DPRD Kutai Timur (Kutim), dr. Novel Tytyt Paembonan, menekankan pentingnya peran pemerintah dalam memastikan keamanan dan pemenuhan hak-hak anak. Ia menegaskan bahwa tanggung jawab ini tidak hanya berada di pundak pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak-anak.
“Bagaimanapun, anak adalah harapan keluarga dan masa depan bangsa. Jadi, pemerintah memiliki kewajiban untuk memberikan hak-hak mereka,” ujarnya.
Anggota legislatif dari Partai Gerindra ini mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut serta menciptakan lingkungan yang nyaman bagi anak-anak. Ia menyoroti pentingnya ketegasan pemerintah dalam menyelidiki dan menyelesaikan masalah yang dihadapi anak-anak, terutama untuk menjamin mereka mendapatkan pendidikan yang layak dan merasa aman selama menempuh pendidikan.
“Pemerintah harus tegas dalam menyelesaikan masalah ini agar anak-anak merasa nyaman, terutama selama usia sekolah. Mereka harus bisa bersekolah dengan rasa aman,” tegasnya.
Selain itu, dr. Novel menyoroti keprihatinan terhadap anak-anak dari keluarga kurang mampu yang terpaksa mencari nafkah di jalanan. Ia menggarisbawahi bahwa pemerintah harus memiliki program yang jelas dan konkret untuk mengatasi masalah ini, sehingga anak-anak dapat menikmati hak mereka untuk mendapatkan pendidikan tanpa terganggu oleh tekanan ekonomi.
“Meskipun ada bantuan dari pihak lain untuk anak kurang mampu, kita tidak bisa menutup mata dan harus terus berusaha membantu. Masih banyak anak yang berada di pinggir jalan pada jam sekolah demi mencari uang. Pemerintah harus mencari solusi untuk masalah ini,” tegasnya.
Dengan Kak Seto Award 2024 yang telah diraih, diharapkan Kutim dapat terus berkomitmen untuk memperbaiki dan meningkatkan perlindungan serta kesejahteraan anak-anaknya. Tantangan yang ada harus dihadapi dengan kerja sama semua pihak agar masa depan generasi muda Kutim terjamin dan lebih cerah. (Adv)
Dr. Novel menekankan bahwa perlindungan anak bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga masyarakat. Dengan sinergi yang baik antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan anak-anak di Kutai Timur dapat tumbuh dan berkembang dalam lingkungan yang aman dan mendukung, serta mendapatkan hak-hak mereka secara penuh.



