Klikkutim.com – Pemkab Kutim melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Kutim menggelar Gerak Jalan Merdeka Belajar Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Minggu (28/8/2022).
Ribuan pelajar, pegawai instansi pemerintahan hingga perusahaan swasta ikut memeriahkan gelaran akhir pekan tersebut.
Ketua Panitia Gerak Jalan yang juga Plt Kadisdik Kutim Irma Yuwinda melaporkan, sebanyak lomba gerak jalan ini diikuti 110 regu. Berasal dari berbagai elemen masyarakat, mulai dari pelajar tingkat SD hingga SMA.
Dari berbagai kecamatan, mahasiswa, instansi pemerintah, serta masyarakat umum. Tema yang diusung adalah “Merdeka Belajar untuk Pulih Lebih Cepat Bangkit Lebih Kuat”.
“Dengan rute dimulai dari depan gedung SMPN 1 (Sangatta Utara) dan berakhir di halaman Kantor Camat Sangatta Utara. Namun sebelumnya, para peserta diwajibkan untuk menampilkan atraksinya di panggung kehormatan yang akan disaksikan oleh Bupati serta undangan. Panggung utama di depan salah satu Bank di Jalan Yos Sudarso 2,” sebutnya.
Irma sapaan karib Irma Yuwinda menambahkan, peringatan kemerdekaan ini di jadikan sebagai momentum untuk mengakselerasikan penerapan kebijakan kurikulum Merdeka Belajar di Kabupaten Kutim.
Bertujuan untuk menghindari diskriminasi dalam bidang pendidikan. Guna memajukan semangat juang mencerdaskan anak bangsa.
“Serta memupuk sikap kerjasama baik peserta didik, guru, orang tua dan masyarakat secara umum,” lapornya.
Kebijakan kurikulum Merdeka Belajar yang telah diluncurkan oleh Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Tekhnologi (Kemendikbudristek), diamanatkan kepada seluruh sektor pendidikan di Indonesia.
Konsep ini mendorong semangat kepada anak didik untuk lebih meningkatkan mutu pendidikan. Tentunya beserta karya yang lebih berkualitas. Selain itu, semangat para tenaga pendidik bisa memberikan ruang yang lebih besar kepada anak murid agar terus berkembang dan bersemangat dalam belajar.
Setelah pelepasan, peserta yang menyusuri jalan protokol sepanjang Yos Sudarso 2, berkesempatan menampilkan kreasi baris-berbaris dihadapan tamu kehormatan. Penampilan seluruh peserta dinilai oleh tim juri yang melibatkan unsur TNI-Polri. (*)



