BALIKPAPAN – Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfo Staper) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menghadiri undangan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Arsip Dinamis dan Pelatihan Collaboration Skill yang diselenggarakan oleh Salam Gemilang Karya (SGK).
Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, dari 21 hingga 23 Agustus 2024, dan diikuti oleh staf pengelola arsip Diskominfo Staper Kutim. Acara ini dibuka secara resmi oleh Kepala Diskominfo Staper Kutim, Ronny Bonar Hamonangan Siburian, di Grand Jatra Balikpapan pada Kamis (22/8/2024).
Dalam sambutannya, Ronny Bonar menyatakan bahwa Bimtek ini bertujuan untuk memperbaiki pengelolaan arsip di kantor. Menurutnya, selama ini pengelolaan arsip belum sempurna, terutama dalam hal arsip kepegawaian dan arsip aset yang berpindah dari Dishubkominfo ke Dinas Dishub dan Diskominfo Perstik pada tahun 2017.
“Arsip sering dianggap sepele, padahal sangat penting,” ujar Ronny.
Ronny meminta para peserta Bimtek untuk mengikuti kegiatan dengan fokus dan serius agar ilmu yang diperoleh dapat diterapkan dengan baik dalam pengelolaan arsip. Ia juga meminta narasumber, Taufiq, untuk menjelaskan sistem pengelolaan arsip dan cara menyimpan arsip dengan mudah.
“Data pegawai sangat penting, baik yang disimpan secara manual maupun digital. Dalam era global ini, arsip tidak lagi hanya dalam bentuk hardcopy. Kalian harus bisa menyimpan arsip secara digital,” tegasnya.
Dengan pelatihan ini, diharapkan para peserta dapat meningkatkan kemampuan mereka dalam mengelola arsip dinamis dan berkolaborasi, sehingga pengelolaan arsip di Diskominfo Staper Kutim menjadi lebih baik dan efisien.
“Saya berharap peserta fokus, serius sehingga kita bisa mendapatkan pengatahuan yang maksimal. Karena inilah satu jembatan, satu sarana untuk kita menambahkan ilmu tentang kearsipan.Selama ini kita selalu memggampangkan, padahal sesuatu yang kita gampangkan jika terselip sedikit jatuh semua,” tegasnya. (Adv)



