Pemkab Kutai Timur Gelar Pelatihan Dasar untuk Petugas Pemadam Kebakaran

SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) melalui Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) mengadakan pembekalan dan pelatihan dasar bagi petugas operasional pemadam kebakaran.Pelatihan berlangsung di markas komando Jalan AW Syaharani, Kelurahan Teluk Lingga, dan Hotel Kubis Sangatta Utara pada Senin (28/7/2024).

Acara pembukaan pelatihan tersebut dilakukan oleh Kepala DPKP Kutim, Failu, yang ditandai dengan penyematan tanda pengenal peserta. Failu menjelaskan bahwa pelatihan ini bertujuan memberikan pemahaman mendalam mengenai penyebab kebakaran serta langkah-langkah pencegahannya. Melalui pelatihan dasar ini, peserta diharapkan mampu mengoperasikan alat pemadam api ringan dan berat serta Self Contained Breathing Apparatus (SCBA).

“Target utama kita adalah pencegahan dan simulasi lapangan. Kami juga menekankan pentingnya mengetahui letak dan lokasi fasilitas umum yang dilengkapi nomor telepon darurat DPKP (0549) 23113. Nomor ini akan dipasang di tempat-tempat strategis seperti musala, masjid, gereja, dan rumah ketua RT. Dengan demikian, masyarakat dan tim pemadam kebakaran bisa lebih cepat merespons laporan kebakaran,” ujar Failu.

Failu juga menyoroti kebutuhan tambahan unit khusus water supply di kecamatan yang mengalami pertumbuhan penduduk pesat seperti Muara Wahau dan Kombeng. Selain itu, persiapan infrastruktur jalan yang representatif menjadi prioritas agar respon pemadam kebakaran bisa lebih cepat dan efektif.

“Dalam kondisi darurat, pemadam kebakaran dan penyelamatan adalah prioritas utama karena ini menyangkut nyawa banyak orang. Selain itu, doa kepada Allah SWT juga harus selalu diutamakan, karena segala sesuatu ada dalam kendali-Nya. Kami hanya berusaha mencapai response time 15 menit atau kurang,” tambah Failu.

Sebelumnya, Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Kasmir, menyampaikan bahwa pelatihan ini diikuti oleh 10 pos DPKP, kecuali pos di Kecamatan Sangatta Selatan, dengan total 30 peserta. Narasumber dalam pelatihan ini adalah Dadi Sanjaya dari Ciracas, Provinsi DKI Jakarta, yang memberikan materi pembinaan dan aplikasi lapangan. Selain itu, TNI AL Kutim juga turut serta dalam memberikan pembinaan fisik dan mental kepada para peserta.

“Materi pelatihan mencakup Peraturan Militer Dasar, teori api, alat pemadam api ringan (APAR), formasi regu, pola pemadaman, serta teori dan praktik SCBA. Peserta juga akan mempraktikkan penggunaan APAR, formasi regu, pola pemadaman kering dan basah, serta penggunaan SCBA. Kami mendorong peserta untuk aktif bertanya karena narasumber adalah para profesional di bidangnya,” jelas Kasmir. (adv)

Zeen Subscribe
A customizable subscription slide-in box to promote your newsletter
[mc4wp_form id="314"]