Perkuat Rasa Nasionalisme, M.Nasiruddin Gelar Sosbang di Kutim

KLIKKUTIM.com – Legislator Partai Amanat Nasional, M.Nasiruddin.SH kembali melaksanakan Sosialisasi Wawasan Kebangsaan (Sosbang) Ke 11 DPRD Provinsi Kaltim, di Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur pada, Minggu 17/12/2023.

Dalam sambutanya, Nasir sapaan akrab M.Nasiruddin mengatakan, sosialisasi wawasan kebangsaan merupakan salah satu tanggung jawab DPRD Kaltim dalam membangun dan menciptakan landasan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

“Ini merupakan salah satu agenda kedewanan untuk mensosialisasikan wawasan kebangsaan kepada masyarakat, tentunya diharap bisa  memberikan edukasi kepada masyarakat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” ucap Nasir.

Sekertaris Komisi Dua itu, juga mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan nilai-nilai toleransi di dalam kehidupan bermasyarakat. Ia menyebut mendekati pesta demokrasi Pemilu mendatang, masyarakat sangat mudah terpecah belah karena adanya perbedaan pilihan.

“Perbedaan pilihan kerap menjadi pemicu masyarakat terpecah belah, dengan sosialisasi ini pemerintah berharap masyarakat dapat mengutamakan kepentingan negara dari pada kepentingan kelompok atau pribadi,” tegas Nasir.

Ia juga memaparkan tujuan Sosbang ini merupakan bagai salah satu tanggung jawab DPRD Kaltim dalam rangka membangun landasan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

“Tujuan sosialisasi ini juga sebagai upaya mewujudkan nasionalisme yang tinggi dari segala aspek kehidupan masyarakat Kaltim yang mengutamakan kepentingan nasional dari pada kepentingan perorangan, kelompok, golongan, suku bangsa atau daerah,” jelasnya.

Gait yang dihadiri ratusan warga itu juga diisi dengan pemaparan materi wawasan kebangsaan dari dua orang narasumber masing-masing,  Alfian.SH,MH dan  Kalen Sananta.SH,MH.

Pertama Kalen Sananta, Dosen Fakultas Hukum di Universitas ternama di Kaltim itu mengatakan tujuan wawasan kebangsaan untuk mewujudkan nasionalisme yang tinggi dari segala aspek kehidupan masyarakat.

Wawasan kebangsaan mengamanatkan kepada seluruh bangsa agar menempatkan persatuan kesatuan, serta kepentingan dan keselamatan bangsa dan negara diatas kepentingan pribadi dan golongan.

“Wawasan kebangsaan ini tidak memberi tempat pada kelompok yang akan memecah bela bangsa dan negara.” Ucapnya.

Sebagai pemateri penutup, Alfian yang juga merupakan dosen menyebut keutuhan negara harus dijaga dari paham-paham yang dapat merusak tatanan negara. Untuk itu masyarakat diminta untuk lebih memahami nilai-nilai empat konsesus kebangsaan yaitu Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI.

“Degan menjalankan empat konsesus tersebut, kita sebagai masyarakat akan terhindar dari paham-paham yang bisa merusak kehidupan berbangsa dan bernegara,”tutupnya. (*)

 

Zeen Subscribe
A customizable subscription slide-in box to promote your newsletter
[mc4wp_form id="314"]