Agusriansyah Pertanyakan Data Vaksinasi Guru sebagai Syarat PTM

Petugas UPT Puskesmas Long Mesangat melakukan vaksinasi Covid-19 di Kantor SDN 004 Desa Mukti Jaya. (Foto: Ist)

WACANA Pembelajaran Tatap Muka (PTM) mulai digaungkan pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI.

Disebutkan, pemerintah akan memberlakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas dimulai pada Juli 2021, atau setelah guru dan tenaga pendidik divaksin Covid-19.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutim, Agusriansyah Ridwan meminta pemerintah agar transparan soal jumlah guru dan tenaga pendidik yang telah divaksin.

“Jika vaksinasi terhadap guru dan tenaga pendidik menjadi salah satu syarat diberlakukannya pembelajaran tatap muka, maka saya meminta pemerintah membuka datanya. Berapa jumlah guru yang ada, dan berapa banyak yang sudah divaksin?” tanya Agusriansyah saat dikonfirmasi, Kamis (20/5/2021).

“Karena berdasarkan informasi dari organisasi pendidik, vaksinasi terhadap mereka belum semuanya terealisasi apalagi yang berada di pedalaman. Jika informasinya benar, maka sulit dipastikan semua guru dan tenaga pendidik sudah divaksin pada Juli,” imbuhnya.

Dalam pandangan Agus, bagaimana mungkin PTM diberlakukan jika target vaksinasi terhadap guru dan tenaga pendidik belum tercapai.

“Kami tidak ingin PTM menjadikan anak-anak seolah kelinci percobaan dalam menghadapi Covid-19?” kata dia. (Adv)

Zeen Subscribe
A customizable subscription slide-in box to promote your newsletter
[mc4wp_form id="314"]